Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kembali Memanas, India-Pakistan Saling Tuding terkait Insiden Tabrakan Kapal Militer di Laut Arab

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 12:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kembali Memanas, India-Pakistan Saling Tuding terkait Insiden Tabrakan Kapal Militer di Laut Arab  Doc: Facebook/Angkatan Laut India
Ket. Ilustrasi - New Delhi mencatat insiden tersebut terjadi di perairan internasional dan "tidak menyebabkan kerusakan besar."

NEW DELHI - India dan Pakistan, dua negara musuh bebuyutan, saling menyalahkan atas tabrakan antara dua kapal yang dioperasikan angkatan laut mereka. Kedua negara memanggil diplomat utama masing-masing untuk menyampaikan protes "keras".

Kementerian Luar Negeri Pakistan mengatakan insiden itu terjadi pada hari Selasa (15/9) ketika angkatan lautnya sedang melakukan latihan dua tahunan di zona ekonomi eksklusif (ZEE) negara tersebut.

Sementara itu, New Delhi mencatat bahwa insiden tersebut terjadi di perairan internasional dan "tidak menyebabkan kerusakan besar".

Seorang pejabat senior India mengatakan insiden itu terjadi pada Selasa malam di bagian utara Laut Arab.

"Sebuah kapal angkatan laut Pakistan mendekati kapal perang angkatan laut India di garis depan yang sedang menjalankan misi pengawasan rutin... dengan kecepatan tinggi, bermanuver dengan cara yang tidak profesional dan tidak aman," kata pejabat itu kepada AFP.

Sementara itu, Islamabad mengatakan "kapal India melakukan manuver agresif dalam jarak yang sangat dekat dengan kapal angkatan laut Pakistan, yang mengakibatkan kontak antara kedua kapal".

Kedua negara mengatakan telah memanggil kuasa usaha masing-masing.

"Protes keras telah disampaikan kepadanya atas perilaku yang tidak dapat diterima dan tidak profesional dari unit-unit angkatan laut Pakistan di laut yang menyebabkan tabrakan dengan unit Angkatan Laut India," kata Kementerian Luar Negeri India dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Pakistan meminta perwakilan India "untuk menyampaikan... bahwa Pakistan dengan tegas menolak tindakan agresif India ini."

"Pakistan mendesak komunitas internasional untuk meminta India meninggalkan sikap agresifnya dan menahan diri dari tindakan tidak bertanggung jawab yang dapat semakin meng destabilisasi Asia Selatan," kata kementerian luar negeri.

India dan Pakistan, yang sama-sama memiliki senjata nuklir, memiliki rasa tidak percaya yang mendalam dan telah berperang berkali-kali sejak memperoleh kemerdekaan pada tahun 1947, terutama memperebutkan wilayah Kashmir yang mayoritas penduduknya Muslim, yang diklaim oleh kedua negara.

Mereka juga memiliki puluhan ribu tentara bersenjata lengkap yang ditempatkan di sepanjang perbatasan mereka yang panjang dan termiliterisasi.

Pada Mei 2025, kedua negara terlibat konflik mematikan selama empat hari setelah sejumlah pria bersenjata membunuh lebih dari dua lusin wisatawan, sebagian besar beragama Hindu, di Kashmir.

New Delhi menyalahkan Islamabad atas serangan itu, tuduhan yang dibantah Pakistan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
BMKG: Sebanyak 42 Gempa Bum...
Megapolitan
Kekeringan Ancam Sawah Selu...

PVMBG: Gunung Semeru Erupsi Lagi

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
PVMBG: Gunung Semeru Erupsi...

The Fed Naikkan Suku Bunga

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
The Fed Naikkan Suku Bunga
Advertisement
Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

17 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.