Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Sebanyak 42 Gempa Bumi Guncang Bandung

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 12:21 WIB | Oleh:
BMKG: Sebanyak 42 Gempa Bumi Guncang Bandung Doc: BMKG

JAKARTA - Kabupaten Bandung, Jawa Barat, diguncang rangkaian gempa bumi dalam kurun waktu kurang dari satu hari. BMKG mencatat, sedikitnya 42 kejadian gempa bumi terjadi di Bandung sejak Rabu-Kamis September 2026, pukul 05.30 WIB.

BMKG mengatakan, gempa terbaru dalam periode pencatatan tersebut terjadi pada Kamis (17/9) pagi pukul 04.59 WIB dengan magnitudo 2,6. Episenternya, berada di darat pada koordinat 7,22 Lintang Selatan dan 107,60 Bujur Timur.

Plt. Kepala BMKG Wilayah II, Ana Oktavia Setiowati, mengatakan karakteristik gempa tersebut menunjukkan aktivitas seismik dangkal. “Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” kata Ana.

Guncangan gempa M2,6 tersebut, dirasakan oleh masyarakat di Pangalengan dan Kertasari dengan skala intensitas III Modified Mercalli Intensity (MMI). Pada skala tersebut, getaran terasa nyata di dalam rumah dan sensasinya digambarkan seperti ada truk yang sedang melintas.

Rangkaian aktivitas tersebut, ia menjelaskan, bukan hanya terjadi sekali di Kabupaten Bandung. Melainkan, rangkai gempa itu berlangsung berulang sejak Rabu pagi.

“Sejak tanggal 16 September 2026 hingga tanggal 17 September pukul 05.30 WIB. Tercatat sebanyak 42 kejadian gempa bumi,” ucap Ana.

Data terbaru BMKG, menunjukkan aktivitas gempa masih berlanjut setelah periode pencatatan 42 kejadian tersebut. Pada Kamis pukul 06.21.05 WIB, BMKG mencatat, gempa M2,7 dengan kedalaman 4 kilometer yang berpusat sekitar 27 kilometer sebelah selatan Kabupaten Bandung.

Gempa itu, dirasakan hingga Pangalengan, Talegong, serta Cisewu dengan intensitas III MMI. Sebelumnya, beberapa gempa dalam rangkaian tersebut juga tercatat dirasakan warga di sekitar Pangalengan dan Kertasari.

BMKG mencatat, antara lain, gempa M2,2 pada pukul 06.21 WIB, M2,9 pada pukul 08.11 WIB, dan M2,6 pada pukul 17.14 WIB pada 16 September 2026. Meski terjadi berulang kali, hingga informasi tersebut disampaikan belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan akibat rangkaian gempa di Kabupaten Bandung.

BMKG tetap melakukan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas seismik di wilayah tersebut. BMKG mengimbau, masyarakat tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang tidak berasal dari sumber resmi. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
BMKG: Sebanyak 42 Gempa Bum...
Megapolitan
Kekeringan Ancam Sawah Selu...

PVMBG: Gunung Semeru Erupsi Lagi

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
PVMBG: Gunung Semeru Erupsi...

The Fed Naikkan Suku Bunga

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
The Fed Naikkan Suku Bunga
Advertisement
Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

17 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.