Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anggaran Rp16,6 Triliun, KKP Kebut 6 Program Raksasa Prabowo, Dari Kampung Nelayan Sampai Swasembada Garam

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 12:12 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Anggaran Rp16,6 Triliun, KKP Kebut 6 Program Raksasa Prabowo, Dari Kampung Nelayan Sampai Swasembada Garam Doc: istimewa
Ket. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (kiri) bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto (kanan) usai Rapat Kerja pembahasan anggaran KKP bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Rabu (16/9)

JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan enam Program Kerja Prioritas Nasional Tahun 2027 yang menjadi Direktif Presiden Prabowo akan menjadi mesin utama untuk mewujudkan kedaulatan pangan biru dan mengerek kesejahteraan masyarakat pesisir.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan, enam program tersebut adalah penugasan langsung Presiden untuk mengakselerasi target pembangunan nasional.

“KKP mendapat penugasan Direktif Presiden untuk mewujudkan sasaran pembangunan dan kedaulatan pangan melalui enam program prioritas nasional,” ujar Trenggono saat Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Rabu (16/9).

Adapun enam program prioritas tersebut adalah:

1. Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di 1.000 lokasi, dengan target 5.000 lokasi pada 2029.

2. Revitalisasi tambak budi daya ikan di Pantura Jawa seluas 5.500 hektare, target 14.000 hektare pada 2029.

3. Modeling dan replikasi tambak udang terintegrasi seluas 2.000 hektare.

4. Budi Daya Ikan Darat Tematik di 10.000 lokasi, target 40.000 lokasi pada 2029.

5. Modernisasi kapal ikan sebanyak 950 unit, target 4.582 unit pada 2029.

6. Pembangunan pergaraman nasional untuk swasembada garam seluas 2.000 hektare.

Trenggono berkomitmen menjalankan amanah tersebut untuk mendukung program prioritas Presiden, utamanya swasembada pangan dan pertumbuhan ekonomi.

“Keberhasilan pembangunan sektor kelautan dan perikanan membutuhkan perencanaan yang baik, sinergi lintas sektoral, dan prinsip penganggaran yang berorientasi pada hasil,” tutur Trenggono.

Untuk menopang ambisi tersebut, pagu anggaran KKP Tahun 2027 ditetapkan tetap sebesar Rp16,65 triliun. Sebesar Rp13,73 triliun atau 82,45 persen dialokasikan khusus untuk belanja Program Prioritas Nasional/Direktif Presiden, program ekonomi biru, serta pelayanan publik.

Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, menyatakan dukungan penuh terhadap alokasi anggaran tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.