Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Khofifah Jenguk dan Santuni Keluarga Korban Kapal Virgo

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 15:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Khofifah Jenguk dan Santuni Keluarga Korban Kapal Virgo Doc: Pemprov Jatim
Ket. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat takziah ke rumah keluarga Imam Soeparno di Jalan Sememi Jaya Gang 4, Kelurahan Benowo, Kecamatan Sememi, Surabaya, Kamis (17/9/2026).

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban KM Virgo Traansport 8, Kamis (17/9).  

Khofifah juga menyerahkan santunan dan memfasilitasi pendidikan dua cucu almarhum Imam Soeparno, salah satu korban meninggal, melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum Bapak Imam Soeparno, salah satu korban tenggelamnya KM Virgo di wilayah Masalembu,” ujarnya saat takziah ke rumah keluarga Imam Soeparno di Jalan Sememi Jaya Gang 4, Kelurahan Benowo, Kecamatan Sememi, Surabaya, Kamis (17/9).

Ia mengatakan proses investigasi kecelakaan laut tersebut saat ini dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), terutama untuk mengetahui kronologi dan faktor penyebab kecelakaan.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus melakukan pendataan dan pendampingan terhadap warga Jawa Timur yang menjadi korban musibah KM Virgo.

“Untuk warga Jawa Timur yang sudah teridentifikasi wafat, Bu Kadinsos beserta tim akan melanjutkan takziah kepada keluarga korban,” katanya.

Khofifah berharap proses pencarian dan evakuasi korban yang masih berlangsung dapat berjalan lancar dan memberikan kepastian bagi keluarga penumpang KM Virgo yang masih menunggu informasi.

“Tentu kita berharap seluruh proses evakuasi yang masih terus dilakukan semuanya berjalan lancar dan bisa memberikan kabar baik bagi keluarga, terutama yang anggota keluarganya mengikuti pelayaran KM Virgo beberapa hari yang lalu,” katanya.

Selain memberikan santunan, Khofifah memastikan keberlanjutan pendidikan keluarga almarhum. Ia menyebut terdapat dua cucu almarhum yang membutuhkan akses pendidikan, yakni Rafha Ivander Adinata berusia 17 tahun dan Rakha Putra Novianto berusia 19 tahun.

Keduanya berdomisili di Surabaya dan akan diarahkan untuk melanjutkan pendidikan melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di wilayah Surabaya.

“Ketika tadi saya menyampaikan bisa ke Sekolah Rakyat Terintegrasi, rupanya belum terkonfirmasi bagaimana cara mengaksesnya. Oleh karena itu, nanti Bu Kadinsos saya minta timnya mengantarkan kedua anak ini untuk melihat terlebih dahulu seperti apa Sekolah Rakyat Terintegrasi,” ujarnya.

Khofifah mengatakan kedua anak tersebut dapat segera mengikuti proses pembelajaran setelah mendapatkan informasi dan melihat langsung lingkungan sekolah.

“Mudah-mudahan kedua ananda ini segera bisa mengikuti proses pembelajaran. Karena tinggal di Surabaya, maka kita arahkan ke Sekolah Rakyat Terintegrasi di Surabaya,” katanya.

Selain pendidikan, Khofifah membuka akses penguatan ekonomi bagi keluarga almarhum melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.