Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ESDM Kalsel Perketat Pengawasan Perusahaan Tambang untuk Tekan Karhutla.

📅 Kamis, 10 Sep 2026, 12:25 WIB | Oleh:
ESDM Kalsel Perketat Pengawasan Perusahaan Tambang untuk Tekan Karhutla. Doc: Antara Foto
Ket. ESDM Kalsel awasi perusahaan tambang tekan karhutla.

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Selatan memperkuat pengawasan dan imbauan kepada perusahaan pertambangan yang memiliki wilayah kerja berpotensi menimbulkan titik panas (hotspot), bagian dari upaya menekan kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Plt. Kepala Dinas ESDM Kalsel, Endarto, mengatakan keberadaan hotspot yang terpantau melalui citra satelit tidak seluruhnya menunjukkan kebakaran hutan dan lahan. Sebagian titik panas dapat berasal dari aktivitas di wilayah pertambangan.

“Hotspot itu ada yang berdasarkan citra satelit, ada juga hotspot yang memang akibat pembakaran lahan dan hutan. Kalau di pertambangan, titik yang tercermin dalam citra rata-rata berada di wilayah stockpile atau singkapan batuan yang longsor,” ujar Endarto, di Banjarbaru, Kamis.

Menurutnya, pada kegiatan pertambangan batu bara terdapat fenomena yang dikenal sebagai self heating atau pembakaran spontan, ketika material batu bara yang terangkat dan terpapar oksigen mengalami oksidasi sehingga menghasilkan panas dan dapat memunculkan titik api.

Namun, Endarto menegaskan, titik panas yang muncul dari aktivitas pertambangan tersebut umumnya bersifat lokal dan tidak memiliki potensi meluas seperti karhutla yang terjadi pada lahan atau kawasan hutan dengan material bahan bakar berupa ranting dan vegetasi kering.

“Kalau hotspot di pertambangan sifatnya lokal di wilayah tambang dan tidak berpotensi meluas.

Sementara hotspot karhutla cenderung lebih berpotensi meluas karena bahan bakarnya berupa ranting dan vegetasi yang kering,” katanya menjelaskan.

Dalam menjalankan tugas sesuai kewenangannya, Dinas ESDM Kalsel juga telah beberapa kali menyampaikan surat kepada perusahaan pertambangan agar meningkatkan tata kelola wilayah operasionalnya.

Imbauan tersebut mencakup aspek teknis pertambangan, produksi, lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta pengamanan wilayah di sekitar area pertambangan agar tidak menjadi sumber maupun lokasi penyebaran karhutla. 

“Kami mengimbau perusahaan untuk menjaga tata kelola pertambangan di wilayahnya, baik dari sisi teknis, produksi, lingkungan maupun K3. Kemudian juga menjaga wilayah di sekitar tambangnya,” katanya.

Selain pengawasan, Dinas ESDM Kalsel mendorong perusahaan pertambangan untuk berpartisipasi langsung dalam penanganan karhutla melalui dukungan personel, sarana dan prasarana.

Endarto menyebut sejumlah perusahaan telah memberikan dukungan berupa tenaga relawan, pompa, peralatan pemadaman, hingga kendaraan pengangkut air.

Bantuan tersebut tidak hanya digunakan di wilayah perusahaan, tetapi juga mendukung penanganan karhutla di wilayah sekitar.

“Kontribusinya berupa bantuan relawan. Mereka datang dengan personel, alat dan sarana-prasarana. Ada pompa yang mereka bawa sendiri, peralatan pemadaman, termasuk water truck,” ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.