Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendiktisaintek: Pemerintah Segera Susun Kurikulum Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 18:22 WIB | Oleh:
Mendiktisaintek: Pemerintah Segera Susun Kurikulum Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Doc: Sekretariat Presiden
Ket. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan khusus kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, terkait pemberantasan narkoba di Indonesia. Presiden Prabowo menginstruksikan agar dirumuskan model kurikulum yang dapat membantu pengguna narkoba pulih.

“Bapak Presiden mengarahkan bagaimana model kurikulum, pendidikan yang ada sehingga itu akhirnya bisa betul-betul merubah ya. Jadi tidak hanya sembuh tetapi juga kemudian produktif,” kata Brian dalam keterangan kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (29/9).

Menteri Brian menerangkan pemerintah akan mengembangkan praktik yang telah ada pada perguruan tinggi terkait praktik rehabilitasi dengan dukungan teknologi dan pendekatan pendidikan. Sehingga nantinya proses rehabilitasi pengguna narkoba terutama anak muda bisa menyelesaikan persoalan.

"Semuanya akan kita gunakan, kita akan rumuskan, formulasikan praktik-praktik baik yang sudah dikembangkan oleh kampus ya, perguruan tinggi. Sehingga nantinya proses rehabilitasi pengguna narkoba, apalagi terutama yang remaja-remaja, anak-anak muda, itu dipastikan betul-betul bisa menyelesaikan permasalahan mereka," kata dia.

Menteri Brian mengatakan dokter dari RSCM dan peneliti dari Universitas Indonesia memberikan masukan perlunya rehabilitasi dengan pendekatan teknologi dan pendidikan. Ia mengatakan konsep akan disusun dengan melibatkan perguruan tinggi di Tanah Air.

"Tadi juga kan kita beberapa kasus yang ada di kampus-kampus, dokter-dokter kita, RSCM, dan peneliti dari UI. Mereka menyampaikan perlunya cara ini, cara rehabilitasi yang sudah memanfaatkan teknologi, kemudian juga model-model pendekatan pendidikannya," kata dia.

"Jadi yang kita akan susun bersama, tadi bersama-sama nanti perguruan tinggi yang memang memiliki fakultas kedokteran. Kemudian fakultas psikologis yang sudah banyak terlibat dalam proses rehabilitasi para pengguna atau pecandu narkoba," ujar Menteri Brian.

Presiden Prabowo juga meminta agar model pendidikan dan rehabilitasi dari negara lain yang telah memanfaatkan kemajuan teknologi agar dipelajari. Presiden Prabowo menyampaikan harapan agar pemberantasan narkoba lebih maksimal.

“Tadi Bapak Presiden juga memberikan petunjuk, ada bagaimana best practice di beberapa negara lain. Model pendidikan dan model rehabilitasi yang memanfaatkan kemajuan-kemajuan teknologi, itu sudah bisa dilakukan ya, sehingga nantinya betul-betul permasalahan ini bisa diselesaikan,” ujar Brian. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.