Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ribuan Buyer Masuk TEI 2026, Peluang Ekspor Indonesia Terbuka Lebar

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 18:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ribuan Buyer Masuk TEI 2026, Peluang Ekspor Indonesia Terbuka Lebar Doc: ANTARA/ GALIH PRADIPTA.
Ket. Ilustrasi - Indonesia Trade Expo 2025 digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten.

TANGERANG – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat 6.597 pembeli dari 113 negara telah terdaftar mengikuti Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 pada 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten.

“Hingga hari ini sudah terdaftar sebanyak 6.597 buyer,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi di Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (30/9).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 680 pembeli berasal dari India, sedangkan China, Nigeria, dan Malaysia turut masuk dalam empat negara dengan jumlah pembeli terdaftar terbanyak pada TEI tahun ini.

Kemendag sebelumnya menargetkan TEI 2026 dikunjungi 8.000 pembeli dari berbagai negara. Dengan demikian, jumlah yang telah terdaftar hingga 30 September 2026 setara sekitar 82,46 persen dari target.

Kemendag juga menargetkan TEI 2026 diikuti 1.500 perusahaan sebagai peserta pameran dan dikunjungi 30.000 pengunjung, dengan nilai transaksi mencapai 17,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp313,2 triliun.

Fajarini mengatakan TEI menjadi salah satu sarana untuk mempertemukan pelaku usaha dalam negeri dengan pembeli dari berbagai negara, terutama bagi eksportir baru yang ingin memperkenalkan produknya ke pasar global.

“Cukup dari Indonesia mereka sudah bisa langsung bertemu dengan buyer di seluruh dunia untuk mengenalkan dan menjual langsung,” ujarnya.

Bagi eksportir yang telah memiliki pasar di luar negeri, lanjut dia, pertemuan dengan pembeli dari berbagai kawasan dapat dimanfaatkan untuk memperluas negara tujuan ekspor.

Untuk meningkatkan peluang transaksi, Kemendag pada penyelenggaraan tahun ini menjalankan penjajakan bisnis pra-pameran atau pre-business matching.

Fajarini menjelaskan peserta pameran yang telah mendaftar langsung diperkenalkan kepada calon pembeli di berbagai negara dan difasilitasi mengikuti penjajakan bisnis dalam sekitar satu bulan terakhir.

“Sehingga harapannya tentu nanti pada saat Trade Expo banyak yang sudah melakukan close deal,” ucapnya.

Selain penjajakan sebelum pameran, TEI 2026 akan menghadirkan business matching dan forum bisnis untuk mempertemukan peserta pameran dengan pembeli melalui pertemuan antarpelaku usaha yang telah dijadwalkan.

Kemendag juga bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan perwakilan Indonesia di berbagai negara untuk mengundang mitra usaha dan calon pembeli menghadiri TEI.

Sementara itu, data resmi Kemendag mencatat TEI 2025 diikuti 1.619 perusahaan dan dikunjungi 34.550 orang dari 131 negara. Pembeli luar negeri tercatat 8.045 orang dari 130 negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.