Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB: Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas Bahayakan Kualitas Udara dan Kesehatan

📅 Senin, 07 Sep 2026, 13:35 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Model risiko konvensional yang didasarkan pada konsentrasi total PM2.5 mungkin meremehkan angka kematian akibat kebakaran hutan hingga 93 persen," kata WMO.

Sebuah studi yang dikutip dalam Buletin WMO menyatakan kejadian asap kebakaran ekstrem telah meningkat tiga kali lipat secara global sejak tahun 1990-an, yang menyebabkan hampir 100.000 kematian tambahan per tahun antara tahun 2010 dan 2018, meskipun angka ini mungkin merupakan perkiraan yang terlalu rendah.

Ozon, Mikroplastik 

Sumber polusi udara lain yang membawa risiko kesehatan besar adalah ozon permukaan tanah, yang menumpuk ketika suhu naik, kondisi atmosfer stagnan, dan radiasi matahari intens, seperti yang terlihat selama gelombang panas baru-baru ini di Tiongkok, Eropa, dan Amerika Serikat bagian tenggara.

"Peningkatan paparan polusi ozon ini berpotensi menyebabkan puluhan ribu kematian dini tambahan," khususnya akibat penyakit pernapasan, demikian peringatan WMO.

Kekhawatiran lain yang semakin meningkat adalah partikel aerosol, yang juga dapat menyebar ke lautan dan benua yang jauh dari sumbernya.

Partikel-partikel tersebut dapat mengubah cara atmosfer memantulkan sinar matahari, mengubah sifat kimia tanah dan air, serta mencemari lingkungan yang sebelumnya bersih.

"Salah satu contohnya adalah pengendapan karbon hitam -- atau jelaga -- pada salju dan es, yang mengurangi jumlah sinar matahari yang dipantulkan oleh permukaan tersebut dan pada gilirannya dapat mempercepat proses pencairan," jelas WMO.

Contoh lainnya adalah mikroplastik, yang terbentuk ketika plastik terurai karena sinar matahari atau faktor lain, dan ditemukan hampir di mana-mana -- di udara, tanah, dan lautan.

Salah satu simulasi dalam Buletin WMO memperkirakan ada "51 juta ton untuk daratan dan 22 juta ton untuk lautan -- yang pada gilirannya menjadi sumber mikroplastik bagi atmosfer".

"Karena produksi plastik dan, yang lebih penting, pengelolaan limbah plastik yang buruk terus meningkat," pemantauan jalur udara yang membawa mikroplastik dari sumbernya dan membuangnya di lingkungan terpencil akan menjadi "sangat penting," kata laporan itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
Advertisement
Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.