Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Setop Boros Pangan! Sisa Makanan RI 48 Juta Ton per Tahun, Mampu Kasih Makan 125 Juta Orang

📅 Senin, 07 Sep 2026, 12:55 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Setop Boros Pangan! Sisa Makanan RI 48 Juta Ton per Tahun, Mampu Kasih Makan 125 Juta Orang Doc: istimewa
Ket. Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengapresiasi Kabupaten Karawang yang resmi menetapkan Gerakan Selamatkan Pangan. Karawang menjadi kabupaten/kota ke-58 dari 514 kabupaten/kota di Indonesia yang berkomitmen menekan food loss dan food waste

KARAWANG– Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengapresiasi Kabupaten Karawang yang resmi menetapkan Gerakan Selamatkan Pangan. Karawang menjadi kabupaten/kota ke-58 dari 514 kabupaten/kota di Indonesia yang berkomitmen menekan food loss dan food waste.

Komitmen itu ditandai dengan Deklarasi dan Penandatanganan Pakta Integritas Gerakan Selamatkan Pangan melalui program KARAWANG AMAN (Aksi Masyarakat Anti Boros Pangan) di Lapangan Karangpawitan, Karawang, Minggu (6/9).

Sisa Pangan 23-48 Juta Ton 

Direktur Ketersediaan Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono, menyebut urgensi gerakan ini sangat tinggi. Berdasarkan Kajian Bappenas 2021, susut dan sisa pangan di Indonesia mencapai 23 juta hingga 48 juta ton per tahun.

"Angka itu sangat besar. Kalau bisa kita selamatkan dan manfaatkan secara optimal, secara teoritis jumlah tersebut mampu memberi makan sekitar 61-125 juta orang per tahun," kata Maino.

Artinya, sisa pangan yang terbuang setiap tahun hampir setara dengan memberi makan separuh lebih penduduk Indonesia. 

Saat ini baru 17 dari 38 provinsi yang memiliki komitmen serupa melalui instruksi/surat edaran kepala daerah. Maino berharap Karawang bisa menjadi contoh penularan ke daerah lain.

"Yang kita selamatkan bukan hanya sisa pangan, tetapi juga kesempatan memberi makan jutaan orang yang masih membutuhkan," ujarnya.

Pemerintah menargetkan pengurangan sisa pangan 3-5% setiap tahun melalui RPJMN 2025-2029. "Kalau setiap tahun kita bisa turunkan 5 persen, itu artinya ketersediaan pangan kita bertambah," kata Maino.

Karawang: Lumbung Padi dengan 2,7 Juta Penduduk

Bupati Karawang Aep Syaepuloh menegaskan gerakan ini harus dimulai dari kebiasaan rumah tangga: belanja sesuai kebutuhan, ambil makanan secukupnya, dan manfaatkan pangan yang masih layak.

"Karawang punya 2,7 juta penduduk dan merupakan salah satu lumbung padi nasional dengan produksi gabah kering panen 1,4 juta ton per tahun. Sayang kalau ada pangan yang terbuang," kata Aep.

Pemkab mendorong Tim Penggerak PKK dari tingkat kabupaten hingga desa aktif mengedukasi. Gerakan KARAWANG AMAN ditindaklanjuti lewat Surat Imbauan Bupati Karawang Nomor 312 Tahun 2026 tentang Gerakan Selamatkan Pangan.

"Gerakan ini kita mulai dari diri sendiri, dari keluarga. Semoga berdampak baik untuk ketahanan pangan Karawang dan nasional," pungkas Aep.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
Nasional
PT KAI Tambah Tiga Perjalan...
Megapolitan
PT Transjakarta Kembali Ope...
Advertisement
Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.