Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Iran Amankan Jalur Strategis, Bikin Zona Maritim Baru

📅 Senin, 07 Sep 2026, 15:22 WIB | Oleh:
Iran Amankan Jalur Strategis, Bikin Zona Maritim Baru Doc: AFP

ISTANBUL - Iran akan menetapkan zona maritim “terbatas” baru di luar Selat Hormuz dalam beberapa hari mendatang, di mana setiap kapal yang memasuki kawasan tersebut akan dimasukkan ke dalam daftar sanksi, kata pejabat keamanan, Minggu (6/9).

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohsen Rezaei mengatakan zona tersebut akan dimulai dari garis blokade Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) dan membentang ke sejumlah wilayah di Teluk, menurut laporan televisi pemerintah Iran Press TV.

“Setiap kapal yang memasuki zona baru ini akan dimasukkan ke dalam daftar sanksi,” kata Rezaei dalam wawancara televisi.

Ia juga mengatakan Iran dan Oman akan menandatangani kesepakatan dalam beberapa hari mendatang mengenai koridor baru melalui Selat Hormuz, dengan titik masuk dan keluarnya berada di bawah kendali Iran.

Rezaei menegaskan Selat Hormuz “sepenuhnya ditutup dan berada di bawah kendali angkatan bersenjata”, sekaligus menyebut pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa jalur strategis tersebut masih terbuka sebagai “kebohongan besar”.

Sebelum Iran menutup selat tersebut, lebih dari 100 kapal yang mengangkut lebih dari 100 juta ton kargo melintasinya setiap hari, kata Rezaei. Kini, hanya tujuh atau delapan kapal yang membawa kebutuhan pokok untuk Iran yang melintas.

“Amerika berusaha menyelundupkan lima hingga enam kapal dengan biaya besar, tetapi kapal-kapal ini biasanya diserang,” ujarnya tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Rezaei mengatakan Iran memutuskan untuk tidak menenggelamkan kapal-kapal tersebut karena membawa minyak dan tindakan itu dapat merusak lingkungan kawasan.

Ia juga mengeklaim Iran berhasil menguji rudal antikapal baru di atas kapal Angkatan Laut AS sekitar 48 jam sebelumnya.

“Untuk pertama kalinya, kami menguji rudal antikapal kami di atas kapal perang Amerika,” kata Rezaei.

“Rudal khusus ini membuat Amerika seperti berada di neraka, dan mereka melarikan diri,” tambahnya tanpa menyebut nama kapal atau lokasi pengujian.

Secara terpisah, Rezaei membantah klaim bahwa blokade ekonomi AS menyebabkan kelaparan meluas di Iran.

“Klaim bahwa blokade ekonomi AS menyebabkan kelaparan besar di Iran adalah kebohongan besar,” kata Rezaei kepada penyiar pemerintah Iran IRIB.

Ia mengatakan pemerintah Iran telah lama mempersiapkan diri menghadapi kondisi tersebut dan memiliki persediaan makanan serta kebutuhan pokok yang mencukupi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Pemkab Bekasi Kebut Pekerja...
Advertisement
Prancis Bosah-baseh, Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah

Prancis Bosah-baseh, Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.