Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Amankah Penyeberangan Merak-Bakauheni, Terkait Aktivitas Krakatau?

📅 Senin, 07 Sep 2026, 05:34 WIB | Oleh:
Amankah Penyeberangan Merak-Bakauheni, Terkait Aktivitas Krakatau? Doc: ist
Ket. krakatau meletus

JAKARTA – Kapal-kapal yang melawani jalur Merak-Bakauheni dan sebaliknya benar-benar harus waspada karena berada dalam zona dekat Gunung Anak Krakatau yang tengah batuk-batuk. Jadi, amankah rute ini? Jangan khawatir karena PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengoptimalkan layanan penyeberangan Merak-Bakauheni dengan memastikan keselamatan pelayaran dan pengguna jasa tetap menjadi prioritas menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

"Kami mengoptimalkan layanan penyeberangan sekaligus memastikan aspek keselamatan dan keamanan pengguna jasa serta pelayaran tetap menjadi prioritas, menyusul aktivitas Gunung Anak Krakatau yang berdampak terhadap sejumlah layanan transportasi," kata Direktur Utama ASDP Heru Widodo terkonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Dia menyampaikan kondisi operasional penyeberangan Merak-Bakauheni saat ini berjalan normal. Namun demikian, ASDP tetap melakukan langkah antisipatif dengan memperkuat pemantauan kondisi cuaca dan lingkungan perairan serta memastikan kesiapan armada dan petugas di lapangan.

“Keselamatan pengguna jasa dan pelayaran merupakan prioritas utama kami. Dalam situasi pascaaktivitas GAK," ujarnya.

ASDP terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan regulator serta BMKG agar setiap keputusan operasional dapat dilakukan secara tepat dengan mempertimbangkan kondisi terkini di lapangan.

Pada Minggu (6/9), operasional penyeberangan pada lintasan Merak-Bakauheni masih berjalan normal. Di sisi Merak, sebanyak 32 kapal disiapkan untuk melayani pengguna jasa, sementara dari sisi Bakauheni terdapat 28 kapal yang beroperasi.

ASDP terus memantau perkembangan kondisi di lapangan serta berkoordinasi dengan regulator, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk memastikan operasional penyeberangan tetap berlangsung dengan mengedepankan keselamatan.

Dari sisi produksi layanan, Cabang Merak mencatat 32.280 penumpang dan 8.629 kendaraan pada Jumat (4/9). Sementara pada Sabtu (5/9), tercatat 28.826 penumpang dan 8.075 kendaraan.

Secara pergerakan kendaraan, volume pada Sabtu mengalami penurunan sekitar 6,42 persen dibandingkan hari sebelumnya, menunjukkan layanan penyeberangan tetap dapat berjalan dengan baik sesuai kondisi operasional.

Sementara itu, Cabang Bakauheni pada Jumat (4/9) mencatat 1.361 penumpang dan 7.371 kendaraan, sedangkan pada Sabtu (5/9) tercatat 1.365 penumpang dan 6.736 kendaraan.

Sebagai bagian dari langkah antisipatif terhadap kondisi lingkungan pascaaktivitas GAK, pada Minggu siang ASDP juga melakukan pembagian masker kepada crew KMP Jatra III serta pengguna jasa yang turun dan naik melalui kapal tersebut.

Penggunaan masker diimbau sebagai langkah perlindungan, khususnya apabila terdapat paparan debu atau abu vulkanik di sekitar wilayah operasional.

Di tengah kondisi tersebut, ASDP mengimbau seluruh pengguna jasa untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik dan memantau informasi resmi mengenai kondisi cuaca serta perkembangan aktivitas gunung api sebelum melakukan perjalanan.

Tidak hanya itu, pengguna jasa juga diharapkan untuk mengikuti arahan petugas di lapangan dan tidak memaksakan perjalanan apabila terdapat perubahan kondisi yang dapat memengaruhi keselamatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Tragedi Mengenaskan, 10 Wis...
Olahraga
Laga Penuh Kejutan, Bayern ...
Advertisement
'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.