Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaga Harga Pangan, Bulog NTT Salurkan 21.676 Ton Beras SPHP

📅 Senin, 07 Sep 2026, 13:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jaga Harga Pangan, Bulog NTT Salurkan 21.676 Ton Beras SPHP Doc: ANTARA
Ket. Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT Arrahim K Kanam (tengah) meninjau penyaluran beras SPHP di Pasar Inpres Naikoten, Kupang, NTT. 

KUPANG – Perum Bulog Kanwil Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan 21.676 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sepanjang Januari hingga September 2026 untuk menjaga ketersediaan dan membantu stabilisasi harga beras di masyarakat.

Pemimpin Perum Bulog NTT, Arrahim K Kanam, di Kupang, NTT, Senin(07/9), mengatakan penyaluran tersebut dilakukan secara berkelanjutan melalui pasar-pasar dan jaringan ritel di berbagai wilayah NTT.

"Bulog NTT terus memastikan beras SPHP tersedia dan tersalurkan kepada masyarakat. Kami mengoptimalkan penyaluran ke pasar dan ritel agar pasokan tetap tercukupi serta masyarakat dapat memperoleh beras dengan mudah sesuai ketentuan yang berlaku," kata dia.

Dia menjelaskan bahwa sepanjang Januari hingga September 2026, Bulog NTT telah menggelontorkan beras SPHP sebanyak 21.676 ton ke pasar-pasar di seluruh wilayah provinsi berbasis kepulauan tersebut.

Penyaluran tersebut merupakan langkah nyata Bulog untuk memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap beras dengan pasokan yang memadai.

Khusus selama Agustus 2026, Bulog NTT telah menyalurkan sebanyak 3.915 ton beras SPHP.

"Penyaluran dilakukan melalui berbagai saluran yang telah ditetapkan, agar beras dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan mendukung stabilitas pasokan di tingkat konsumen," ujar dia.

Arrahim mengatakan selain menjaga kelancaran distribusi, Bulog NTT terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kebutuhan dan penyaluran beras di berbagai kabupaten/kota.

Koordinasi dengan pemerintah daerah, pelaku pasar, jaringan ritel, serta pemangku kepentingan terkait juga terus diperkuat untuk mendukung efektivitas program SPHP dan menjaga stabilitas pasokan serta harga beras di NTT.

"Bulog NTT menegaskan komitmen untuk terus hadir dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat. Dengan stok yang tersedia dan penyaluran SPHP yang terus berjalan, Bulog NTT akan mengoptimalkan distribusi beras ke pasar dan ritel sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas pangan di NTT," kata Arrahim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.