Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kota Bogor Terus Pantau Kualitas Udara Dampak Abu Vulkanik

📅 Senin, 07 Sep 2026, 07:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kota Bogor Terus Pantau Kualitas Udara Dampak Abu Vulkanik Doc: ANTARA
Ket. Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin di Balai Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026).

KOTA BOGOR – Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, akan melakukan pemantauan dan mengumumkan kondisi kualitas udara setiap hari menyusul paparan abu vulkanik yang mencapai wilayah tersebut.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, di Bogor, Minggu (06/9) malam, mengatakan berdasarkan hasil penelaahan terbaru, kualitas udara Kota Bogor berada pada angka 83 atau kategori sedang.

"Insyaallah setiap hari Pemkot akan meng-update status kualitas udara, sehingga masyarakat tidak bertanya-tanya bagaimana kondisi udara yang sebenarnya di Kota Bogor," kata Jenal.

Ia menjelaskan Pemkot Bogor akan mendapatkan alat stasiun pemantauan kualitas udara dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pada Senin (07/9).

Alat tersebut akan digunakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor untuk memperoleh data terbaru mengenai kondisi udara setelah wilayah tersebut terdampak sebaran abu vulkanik.

"Siang kita akan dipinjamkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup, sehingga sore kita akan coba ukur dan semoga ada hasil. Yang hari ini 83, mudah-mudahan besok lebih baik lagi," ujarnya.

Meski kualitas udara masih berada pada kategori sedang, Jenal mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan. Warga yang ingin berolahraga untuk sementara dianjurkan memilih aktivitas di dalam ruangan.

Menurut dia, pembatasan aktivitas tidak hanya ditujukan kepada peserta didik, tetapi juga masyarakat secara umum sebagai langkah antisipasi terhadap paparan abu vulkanik.

"Kondisinya adalah sedang atau biru. Boleh beraktivitas, tapi kita batasi," kata Jenal.

Sebagai bagian dari mitigasi, Pemkot Bogor juga menyiapkan sekitar 250 ribu masker untuk dibagikan kepada kelompok masyarakat yang menjadi sasaran prioritas.

Selain itu, petugas melakukan penyemprotan di jalan protokol, fasilitas publik, trotoar, serta tanaman untuk membersihkan material abu yang menempel. Penyemprotan mulai dimaksimalkan sejak Minggu malam.

Pemkot juga akan memantau kemungkinan dampak kesehatan melalui Dinas Kesehatan dengan memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sejumlah wilayah.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik.

Sementara itu, Pemkot Bogor telah menetapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi peserta didik pada 7-8 September 2026 sebagai bagian dari langkah perlindungan terhadap dampak abu vulkanik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.