Korea Utara Resmikan Kapal Perusak AL Kedua Ketika AS dan Sekutu Gelar Latihan Militer
📅 Senin, 07 Sep 2026, 09:48 WIB | Oleh: Tim PenulisAwal tahun ini, Pyongyang mengungkapkan rencana untuk membangun dua kapal perang besar dengan bobot lebih dari 5.000 ton selama lima tahun ke depan, termasuk kapal perang kelas 10.000 ton.
Pengumuman upacara tersebut disampaikan bertepatan dengan dimulainya latihan militer multidomain Freedom Edge selama lima hari oleh Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Jepang pada hari Senin di perairan internasional di sebelah timur dan selatan pulau Jeju, Korea Selatan.
Korea Utara mengecam latihan militer semacam itu sebagai gladi resik perang.
Latihan tersebut akan melibatkan aset maritim dan udara utama dari angkatan bersenjata ketiga negara, "yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pencegahan dan respons terhadap ancaman nuklir dan rudal Korea Utara, sekaligus menjaga perdamaian dan stabilitas regional," menurut Kepala Staf Gabungan Korea Selatan.
Upacara pada hari Minggu itu juga berlangsung menjelang peringatan ke-78 berdirinya Korea Utara pada tanggal 9 September.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!