Korea Utara Resmikan Kapal Perusak AL Kedua Ketika AS dan Sekutu Gelar Latihan Militer
📅 Senin, 07 Sep 2026, 09:48 WIB | Oleh: Tim PenulisSEOUL - Korea Utara meresmikan kapal perusak angkatan laut barunya, Kang Kon, menurut media pemerintah, Senin (7/9), seiring upaya negara tersebut memodernisasi aset angkatan lautnya dan mempertajam kesiapan tempurnya di laut dengan kapal-kapal berkemampuan nuklir.
Pemimpin Kim Jong-un menghadiri upacara peresmian yang diadakan sehari sebelumnya di kota pelabuhan Wonsan di bagian timur. Ia menyebut kapal perusak baru berbobot 5.000 ton itu sebagai "pada dasarnya kapal perusak ofensif" dan bagian dari "sistem penanggulangan nuklir negara," menurut Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), dikutip Yonhap.
"Kapal perusak generasi baru itu seharusnya memberikan pukulan balasan yang mematikan kepada musuh karena merupakan kekuatan yang terlibat dalam sistem penanggulangan nuklir negara," lapor KCNA mengutip pernyataan Kim.
Kim menekankan perlunya mengembangkan angkatan laut negara itu menjadi "angkatan bersenjata nuklir" agar dapat melaksanakan kegiatan pertahanan maritim dan pencegahan perang "dengan lebih jelas."
Selain itu, Kim berjanji untuk terus mengembangkan kekuatan angkatan lautnya dan mengerahkan aset strategis yang semakin kuat.
"Kami sedang dalam proses mengimplementasikan rencana penting untuk memperkuat kekuatan angkatan laut kami, dan saya akan membuktikannya kepada dunia delapan bulan dari sekarang," katanya, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.
Rencana tersebut mungkin terkait dengan pengembangan kapal selam bertenaga nuklir oleh Korea Utara, yang diungkapkan secara publik selama kongres partai penting pada Januari 2021.
Media pemerintah Pyongyang merilis foto-foto pada Desember 2025 yang menunjukkan Kim memeriksa lambung kapal selam bertenaga nuklir kelas 8.700 ton yang sedang dalam pengembangan. Kim menyebut rencana Korea Selatan untuk membangun kapal selam sebagai ancaman keamanan yang "harus dilawan."
Kapal perusak Kang Kon akan diresmikan menjadi bagian dari Armada Laut Timur Angkatan Laut Korea Utara "untuk memenuhi misi bertanggung jawab dalam mempertahankan kedaulatan maritim DPRK sebagai pencegah perang nuklir," kata KCNA, menggunakan nama resmi Korea Utara, Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK).
Foto-foto yang ditayangkan KCNA menunjukkan Kim didampingi istrinya, Ri Sol-ju, dan putrinya, Ju-ae.
Kapal Kang Kon diresmikan kurang dari tiga bulan setelah Korea Utara meresmikan kapal kembarnya, kapal perusak 5.000 ton pertama mereka, Choe Hyon, yang menurut mereka akan menjalankan "misi terhormat" untuk mempertahankan Laut Barat dan mencegah perang.
Proses produksi Kang Kon tidak berjalan mulus. Kapal itu terbalik saat upaya peluncuran awal yang gagal pada Mei tahun lalu dan berhasil diluncurkan sekitar sebulan kemudian.
Pada bulan Juli lalu, Korea Utara melakukan uji tembak rudal jelajah strategis dan senjata lainnya dari kapal perusak tersebut ke Laut Timur, Kim mengawasi latihan tersebut. Saat itu, Kim memerintahkan agar kapal perang tersebut diresmikan menjadi bagian dari Angkatan Laut dalam waktu dua bulan.
Korea Utara telah mempercepat upayanya untuk mengerahkan aset angkatan laut dengan kemampuan nuklir di kedua pantai, dengan Choe Hyon di Laut Barat dan Kang Kon di Laut Timur.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!