Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Abu Vulkanik, Polisi Tangerang Bagikan Masker ke Pengendara

📅 Senin, 07 Sep 2026, 09:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Abu Vulkanik, Polisi Tangerang Bagikan Masker ke Pengendara Doc: ANTARA
Ket. Personel dari Polresta Tangerang membagikan masker kepada pengguna jalan sebagai antisipasi abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

KABUPATEN TANGERANG – Jajaran Kepolisian Resor Kota Tangerang, Banten, membagikan masker kepada para pengendara yang melintas di sejumlah titik ruas di Jalan Baru Pemda, Lampu Merah Cikupa, untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat mengantisipasi paparan abu vulkanik, khususnya warga yang beraktivitas di luar ruangan," kata Kepala Polresta Tangerang Komisaris Besar Polisi Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah di Tangerang, Senin (07/9).

Ia mengatakan pembagian masker ini juga merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat.

"Kami mengimbau masyarakat agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Ini merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik," ujarnya.

Indra menambahkan jajaran Polresta Tangerang akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Hal tersebut guna memastikan langkah antisipasi dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

"Kami juga mengajak masyarakat untuk mengakses informasi resmi dari pemerintah dan instansi berwenang," katanya.

Sebelumnya, Kepala Pos Pemantau Gunung Api Anak Krakatau Deni Mardiono mengatakan hujan abu vulkanik dengan intensitas tipis imbas erupsi Gunung Anak Krakatau mulai melanda daratan pesisir Banten.

Sebaran material vulkanik tersebut terbawa oleh embusan angin yang bergerak mengarah ke wilayah timur atau pesisir Banten.

"Gunung Anak Krakatau hingga saat ini masih berada pada Level III atau Siaga. Masyarakat atau wisatawan tidak boleh mendekat dalam radius bahaya tiga kilometer dari kawah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Atasi Dampak Kekeringan, BPBD Probolinggo Salurkan 24 Ribu Liter Air

34 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Atasi Dampak Kekeringan, BP...
Olahraga
Timnas Indonesia Gelar Lati...

Memperingati 24 Tahun HBKB Jakarta

34 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Memperingati 24 Tahun HBKB ...
Nasional
Era AI Makin Cepat, AMSI Un...
Advertisement
India Utara Direndam Banjir Besar, 56 Orang Tewas

India Utara Direndam Banjir Besar, 56 Orang Tewas

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.