Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dibuka Menguat, IHSG Hari Ini Bergerak Mendatar, Pasar Cermati Sentimen Global dan Domestik

📅 Senin, 07 Sep 2026, 10:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dibuka Menguat, IHSG Hari Ini Bergerak Mendatar, Pasar Cermati Sentimen Global dan Domestik Doc: ANTARA

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (7/9) dibuka menguat 15,61 poin atau 0,24 persen ke posisi 6.652,09. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 1,43 poin atau 0,22 persen ke posisi 659,02.

Hari ini, IHSG berpotensi bergerak sideways (mendatar) di tengah pelaku pasar mencermati sentimen dari tingkat global dan domestik.

"IHSG diperkirakan rentan koreksi lanjutan menuju support terdekat 6.595 atau 6.551 dan 6.525. Adapun jika mampu rebound IHSG potensi kembali ke resistance 6.681 atau 6.704 dan lanjut tutup area gap 6.723.,” ujar Head of Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata dalam kajiannya di Jakarta, Senin .

Dari mancanegara, sentimen pasar cenderung variatif, yang mana investor masih berhati-hati setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang kuat menjaga ketidakpastian terhadap arah kebijakan moneter.

Namun demikian, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September 2026 mulai berkurang setelah Gubernur The Fed Christopher Waller menyatakan dukungan untuk mempertahankan suku bunga apabila tekanan harga terus mereda.

"Perubahan ekspektasi itu kemudian memberikan dorongan terhadap aset berisiko di sejumlah pasar Asia," ujar Liza.

Di sisi lain, risiko geopolitik masih menjadi perhatian pasar akibat berlanjutnya ketegangan antara AS dengan Iran, serta meningkatnya risiko terhadap stabilitas di kawasan Timur Tengah.

Perkembangan itu membuat investor tetap berhati-hati terhadap potensi gangguan perdagangan dan rantai pasok global. Selain itu, konflik Rusia dengan Ukraina juga masih menjadi faktor risiko yang perlu dicermati karena berpotensi mempengaruhi pasar komoditas dan inflasi global.

Dari kawasan Asia, kebijakan pemerintah China menjadi perhatian setelah Beijing mengumumkan suntikan modal sekitar 54 miliar dolar AS kepada perusahaan asuransi dan bank milik negara.

China Life Insurance akan menerima sebesar 35 miliar yuan, China Taiping Insurance sebesar 7 miliar yuan, sementara sejumlah perusahaan lain juga mendapatkan tambahan modal.

Adapun, kebijakan itu ditujukan untuk memperkuat permodalan dan solvabilitas sektor keuangan, sekaligus meningkatkan kemampuan perusahaan asuransi milik negara dalam mendukung stabilitas pasar modal.

Dari dalam negeri, aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada operasional penerbangan di sejumlah wilayah. Kementerian Perhubungan mencatat delapan bandara menghentikan sementara operasional penerbangan hingga pukul 08.59 WIB pada 7 September 202, diantaranya Soekarno-Hatta, Radin Inten II, Halim Perdanakusuma, Husein Sastranegara, Budiarto, Pondok Cabe, dan M. Taufik Kiemas.

"Gangguan berpotensi menekan aktivitas transportasi, pariwisata, serta distribusi barang apabila erupsi dan dampak abu vulkanik berlangsung lebih lama," ujar Liza.

Sementara itu, selama pekan ini, pelaku pasar akan mencermati data-data ekonomi domestik, diantaranya data cadangan devisa dan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) bulan Agustus 2026, serta penjualan ritel periode Juli 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
Olahraga
Klasemen Liga Italia: AS Ro...
Luar Negeri
Penjahat Perang Ratko Mladi...
Nasional
Erupsi Menerus Gunung Anak ...
Megapolitan
Antisipasi Abu Vulkanik, Po...
Advertisement
Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma Masih Berstatus Closed hingga 18.00 WIB

Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma Masih Berstatus Closed hingga 18.00 WIB

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.