Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kampung Wisata di Bukittinggi Tembus 30 Besar WIA 2026

9 Minggu, 06 Sep 2026, 22:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kampung Wisata di Bukittinggi Tembus 30 Besar WIA 2026 Kampung Wisata di Bukittinggi Tembus 30 Besar WIA 2026 Doc: ANTARA/HO/Aktivis Pariwisata Sumbar)
Ket. Aktivis pariwisata Sumbar bersama pengelola kawasan Kampung Wisata Tapian Tabiang Barasok di Bukittinggi. Tabiang Barasok meraih prestasi 30 besar Wonderful Indonesia Awards 2026 dari Kemenpar.

BUKITTINGGI – Kabar membanggakan datang dari Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Tapian Tabiang Barasok berhasil masuk dalam 30 besar kampung wisata pada ajang Wonderful Indonesia Awards (WIA) 2026 yang digelar Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI).

Pencapaian ini menjadi bukti bahwa potensi wisata berbasis kampung terus berkembang dan mulai mendapat perhatian lebih luas.

Tapian Tabiang Barasok pun punya kesempatan untuk menunjukkan daya tariknya sekaligus membawa nama Bukittinggi semakin dikenal lewat ajang pariwisata tersebut.

"Alhamdulillah ini berkat kerja sama pentahelix seluruh unsur utama masyarakat dan pegiat wisata dibantu akademisi, Tapian Tabiang Barasok masuk 30 besar WIA 2026 menyisihkan puluhan nominator di Sumatera Barat dan ratusan lainnya tingkat nasional," kata Praktisi Pariwisata Sumatera Barat Mochammad Abdi di Bukittinggi, Minggu (6/9).

Dalam rilis resminya, Kemenpar RI bersama Pesona Desa Wisata Indonesia menyebutkan keberhasilan Tapian Tabiang Barasok yang masuk 30 besar WIA 2026 tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak dalam mengembangkan pariwisata daerah.

Ia mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kekuatan utama Tapian Tabiang Barasok dalam menerapkan konsep pariwisata berbasis masyarakat atau Community Based Tourism (CBT).

"CBT nya istimewa, partisipasi nyata dari masyarakat setempat. Mereka bertahun-tahun bergotong royong membangun dan merawatnya. Lahannya disediakan tokoh adat setempat dan dipercayakan kepada kelompok sadar wisata," ujarnya.

Tapian Tabiang Barasok berada di bibir Ngarai Sianok dan memiliki fenomena alam berupa kabut tipis yang setiap hari menyelimuti lembah dan tebing ngarai.

Potensi wisata alam tersebut menarik kunjungan wisatawan dari berbagai daerah. Kawasan itu juga dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, seperti pelatihan outdoor, gathering, glamping, outbond dan lainnya.

Di kawasan sekitar objek wisata tersebut terdapat sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) seperti usaha sulaman, kerajinan peci nasional, serta produksi kopi lokal.

"Dengan prestasi nasional ini semoga mempengaruhi semangat masyarakat dan kerja keras mereka terobati. Tapian Tabiang Barasok memenuhi 10 indikator penilaian Kemenpar RI," kata dia.

Sepuluh indikator tersebut meliputi kelembagaan desa, pengelolaan, atraksi, ekonomi, peran masyarakat, fasilitas, akses, homestay, kemitraan dan digital.

Sementara Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tapian Tabiang Barasok Anton Sutan Rumah Panjang mengatakan Tapian Tabiang Barasok ini nyaris berhenti beroperasi setelah bencana hidrometeorologi melanda Sumatera Barat. Namun semangat masyarakat dan antusiasme pengunjung membuat objek wisata tersebut tetap bertahan dan terus mendapat perhatian melalui berbagai media.

"Pascabencana kami sempat khawatir Tapian Tabiang Barasok tidak bisa kembali beroperasi. Namun semangat masyarakat dan minat pengunjung terus memberi dorongan kepada kami untuk bertahan. Apalagi perhatian terhadap objek wisata ini juga semakin luas melalui pemberitaan di berbagai media," ujarnya.

Ia mengapresiasi dukungan Wali Kota Bukittinggi M Ramlan Nurmatias yang dinilai menunjukkan keseriusan Pemerintah Daerah dalam mendorong pengembangan objek wisata tersebut termasuk melalui rencana pemberian bantuan pada tahun 2027. Dan Tapian Tabiang Barasok dinilai membawa dampak positif terhadap citra dan prestasi Kota Bukittinggi di bidang Pariwisata.

"Kami mengapresiasi kehadiran Wali Kota Bukittinggi ke Tapian Tabiang Barasok dan menjanjikan bantuan hingga Rp1 miliar pada tahun depan, dan Tapian Tabiang Barasok sudah seharusnya mendapat perhatian karena capaian ini juga menjadi prestasi dan menghasilkan dampak positif bagi Kota Bukittinggi, " kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Daerah
Goa Ngerong sebagai Salah S...
Megapolitan
Pengembangan Kawasan Glodok...

Permukaan Air Danau di Mukapayung Menyusut

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Permukaan Air Danau di Muka...

BNPB Perketat Aspek Keselamatan

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
BNPB Perketat Aspek Keselam...
Nasional
Polri Harus Tuntaskan Kasus...
Advertisement
Aksi Protes di Paris Bentrok

Aksi Protes di Paris Bentrok

09 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.