Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ukraina Peringatkan Wilayah Udara Russia Tak Aman

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ukraina Peringatkan Wilayah Udara Russia Tak Aman Doc: AFP/VLADYSLAV MUSIIENKO
Ket. Seorang petugas keamanan Ukraina membawa puing drone Russia menyusul terjadinya serangan ke Kyiv pada Selasa (1/9). Menyikapi serangan dari Russia itu, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, menyatakan wilayah udara Russia yang dipenuhi drone, bukanlah tempat yang aman untuk penerbangan sipil.

KYIV - Ukraina pada Rabu (2/9) menyatakan telah secara resmi memberitahu Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) bahwa wilayah udara Russia tidak aman, menyusul peningkatan serangan jarak jauh Ukraina ke wilayah Russia.

Sejak Russia menginvasi Ukraina pada Februari 2022, Kyiv telah melancarkan serangan balasan menggunakan pesawat nirawak (drone) terhadap target-target di dalam wilayah Russia, yang menghantam infrastruktur energi dan militer yang berjarak ratusan kilometer dari garis depan.

Serangan-serangan ini terjadi di tengah situasi di mana Moskwa melancarkan gelombang serangan drone dan misil yang mematikan ke berbagai kota dan permukiman di Ukraina setiap malam.

"Di tengah eskalasi drastis teror Russia terhadap Ukraina, wilayah udara Russia menjadi semakin tidak aman," ujar Menteri Luar Negeri Ukraina, Andriy Sybiga, melalui platform X. "Kami mendesak semua pihak untuk menghindarinya karena Russia secara sengaja mengabaikan ancaman yang ada akibat agresinya terhadap Ukraina, yang telah menyebabkan sejumlah insiden dalam beberapa tahun terakhir," imbuh Menlu Sybiga.

Wilayah udara Ukraina sendiri telah ditutup sejak invasi Russia dimulai. Sementara badan pengawas penerbangan Russia secara berkala menutup bandara sebagai respons terhadap serangan drone Ukraina yang jumlahnya meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Pada tahun 2024, sistem pertahanan udara Russia secara tidak sengaja menjatuhkan pesawat penumpang Azerbaijan di tengah apa yang disebut Moskwa sebagai serangan drone Ukraina.

Sebelumnya pada Selasa (1/9) malam Presiden Volodymyr Zelenskyy memperingatkan bahwa drone negaranya akan membuat wilayah udara Russia sama sekali tidak aman selama perang berlangsung.

"Hari ini kami ingin memperingatkan setiap maskapai penerbangan yang menggunakan wilayah udara Russia, setiap perusahaan asuransi, dan setiap orang yang masih menggunakan bandara-bandara utama Russia bahwa wilayah udara Russia menjadi benar-benar tidak aman. Langit yang dipenuhi drone bukanlah tempat yang aman untuk penerbangan sipil," kata Presiden Zelenskyy.

"Ukraina tidak mengancam penerbangan sipil secara langsung, tidak satu pun mengancam pesawat sipil. Akan ada drone di langit Russia dalam skala yang harus diperhitungkan," kata Presiden Ukraina itu.

Pemimpin Russia, Vladimir Putin, menanggapinya dengan menyebut komentar Presiden Zelenskyy sebagai deklarasi terorisme negara. "Mereka (Ukraina) meminta kita untuk melanjutkan negosiasi, tetapi kami tidak bernegosiasi dengan teroris," kata Presiden Putin dalam konferensi pers yang disiarkan televisi.

Pengerasan Sikap

Kedua belah pihak telah mengintensifkan serangan jarak jauh dalam beberapa bulan terakhir dan upaya diplomatik yang dipimpin oleh Amerika Serikat (AS) mengalami kemandegan lebih dari empat tahun setelah invasi skala penuh Russia, terlebih upaya yang dimediasi AS untuk mengakhiri konflik sebagian besar terhenti sejak pecahnya perang di Timur Tengah pada Februari lalu.

Pengerasan sikap Ukraina terjadi setelah serangan misil dan pesawat tak berawak Russia terbaru yang menewaskan sedikitnya 12 orang di Kyiv dan wilayah sekitarnya.

"Kami di Ukraina tidak ingin nyawa orang tak bersalah melayang. Itulah mengapa kami memperingatkan mitra kami: hari-hari aman di wilayah udara Russia telah berakhir," kata Zelenskyy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.