Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapal Induk AS Meninggalkan Thailand Setelah 5 Hari Singgah

📅 Senin, 07 Sep 2026, 08:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kapal Induk AS Meninggalkan Thailand Setelah 5 Hari Singgah Doc: AFP
Ket. Kapal induk bertenaga nuklir AS USS Abraham Lincoln (CVN-72) meninggalkan Pelabuhan Laem Chabang, dekat kota Pattaya pada 6 September 2026.

LAEM CHABANG - Ribuan pelaut Amerika Serikat yang berada di atas kapal induk USS Abraham Lincoln meninggalkan Thailand, Minggu (6/9).

Awak kapal USS Abraham Lincoln yang berjumlah 5.000 orang berlabuh di sebelah utara kota wisata Pattaya, dekat Bangkok, pada Rabu (2/9) untuk beristirahat dan bersantai selama lima hari setelah penugasan panjang di Timur Tengah.

Di tengah musim sepi pariwisata Thailand, kedatangan mereka membangkitkan harapan bagi bisnis di Pattaya, sebuah kota yang dikenal dengan pantai dan kehidupan malamnya - serta reputasinya yang buruk sebagai pusat wisata seks.

Kapal Lincoln berangkat dari pelabuhan Laem Chabang, yang berjarak setengah jam perjalanan dari Pattaya, sekitar pukul 11.00 ​​pagi, menurut pengamatan wartawan AFP.

Keamanan diperketat di Pattaya selama kunjungan tersebut, pihak berwenang menindak tegas pekerja seks komersial menjelang kedatangan para pelaut - meskipun walikota membantah hal itu terkait.

Terlepas dari kekhawatiran tentang kemungkinan terjadinya masalah, polisi setempat mengatakan kunjungan ke pelabuhan tersebut berakhir tanpa insiden berarti.

"Semuanya berjalan lancar," kata kepala polisi Pattaya, Anek Srathongyoo, kepada AFP.

"Tidak ada penangkapan atau perdebatan kecuali pada hari pertama ketika warga Amerika berdebat di antara mereka sendiri," katanya.

Angkatan Laut AS mengirim dua pelaut kembali ke kapal Lincoln setelah terjadi perkelahian akibat mabuk-mabukan pada dini hari Kamis di dekat kawasan hiburan malam Walking Street di Pattaya, kata kepala polisi sebelumnya.

Dia menggambarkan "perkelahian kecil" itu sebagai "hal sepele", warga setempat hanya memanggil polisi untuk mencegah perselisihan semakin memburuk.

Presiden Donald Trump menepis kekhawatiran tersebut, yang telah memicu kritik terhadap perang berkepanjangannya melawan Iran, meskipun kapal Lincoln digantikan di Timur Tengah oleh USS George Washington.

Menurut Wali Kota Pattaya, Poramase Ngampiches, Minggu, warga Amerika yang terdaftar sebagai tentara tersebut diperkirakan telah menghabiskan hingga 100 juta baht (US$3 juta) selama kunjungan mereka.

Selain itu, kota ini juga mendapat keuntungan dari "penjualan perlengkapan lain seperti pasta gigi ke kapal senilai jutaan baht (puluhan ribu dolar)", kata Poramase kepada AFP.

Laporan media menyebutkan para pelaut di kapal Lincoln sempat kekurangan perlengkapan mandi, termasuk pasta gigi, deodoran, dan sabun, selama penugasan mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...

Pasar Waspadai Data AS

1.5 jam yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Pasar Waspadai Data AS
Megapolitan
Pemerintah Kota Bogor Terus...

Tips Antisipasi Bencana

2 jam lalu | Opik

Rona
Tips Antisipasi Bencana
Advertisement
Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma Masih Berstatus Closed hingga 18.00 WIB

Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma Masih Berstatus Closed hingga 18.00 WIB

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.