Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Global Hadapi Higher for Longer, Destry Ingatkan BI: Moneter Saja Tak Cukup

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 23:20 WIB | Oleh: Tim Penulis

Melalui Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM), total insentif yang telah diperoleh perbankan hingga awal Agustus 2026 mencapai Rp446,5 triliun atau 5,02 persen dari dana pihak ketiga (DPK).

Di sisi lain, ujar Destry, BI juga memahami adanya persoalan likuiditas perbankan yang tidak tersebar secara merata meski rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga (AL/DPK) industri masih tergolong ample.

Berdasarkan analisis secara granular, BI menilai masih banyak perbankan yang menempatkan likuiditas di Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) untuk tujuan investasi.

Oleh sebab itu, untuk mengatasi segmentasi likuiditas, BI mengeluarkan kebijakan insentif KLM Pendalaman Pasar Uang dengan besaran paling tinggi sebesar 2 persen dari DPK. Insentif diberikan bagi bank yang menjaga rasio kepemilikan SBN dan SRBI non-repo terhadap total pendanaan di bawah 19 persen.

Sementara itu, alokasi KLM financing channel disesuaikan menjadi paling tinggi 4 persen dari DPK. Dengan demikian, total insentif KLM kini menjadi 6 persen.

“Untuk bank-bank yang mengalokasikan itu (SBN dan SRBI nonrepo) dalam batasan wajar, saat ini kita melihatnya sekitar 19 persen terhadap DPK, kita berikan insentif 2 persen sehingga mereka punya kelebihan likuiditas. Tujuannya apa? Bank-bank yang punya banyak outstanding SRBI dan SBN, dia akan mulai mengurangi posisinya, dia punya cash dan dia bisa kita dorong untuk intermediasi,” kata Destry.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...

Pemkot Bandung Segera Percantik Jalan Soekarno Hatta

52 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Segera Perca...
Olahraga
Kehadiran Influencer di US ...
Advertisement
Timnas Indonesia U-20 di Puncak Grup H Usai Bantai Laos 3-0

Timnas Indonesia U-20 di Puncak Grup H Usai Bantai Laos 3-0

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.