Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terkait Penunjukan Destry, Pakar: Perkuat Koordinasi Fiskal-Moneter untuk Turunkan Risiko Ekonomi

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 19:50 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Terkait Penunjukan Destry, Pakar: Perkuat Koordinasi Fiskal-Moneter untuk Turunkan Risiko Ekonomi Doc: Antara
Ket. Presiden Prabowo Subianto telah mengajukan nama Deputi Gubernur Senior (DGS) BI sekaligus Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI, Destry Damayanti, sebagai calon tunggal Gubernur BI definitif

JAKARTA- Dosen Magister Ekonomi Terapan Universitas Katolik Atma Jaya, YB. Suhartoko, menegaskan penguatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter sangat penting untuk menurunkan risiko ekonomi.

Sinergi tersebut menurut dia, menjadi kunci di tengah berbagai tantangan ekonomi global, termasuk potensi tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

“Perlu diperkuat koordinasi fiskal moneter dalam menurunkan risiko ekonomi terutama fiskal dan risiko keuangan. Sedangkan risiko politik merupakan ranah pemerintah untuk menurunkannya,” ujar Suhartoko, Selasa (11/8).

Suhartoko juga menilai penunjukkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) merupakan kabar baik. Dirinya optimistis pasar percaya karena kapasitas keilmuan Destry di bidang ekonomi makro dan moneter serta kemampuannya menggeluti pasar keuangan dan perbankan.

“Penunjukkan Destry sebagai calon tunggal Gubernur BI merupakan sinyal positif dan good news bagi pasar. Pasar percaya Destry mampu mengemban tugas sebagai Gubernur BI karena kapasitas keilmuan di bidang Ekonomi makro dan moneter,” ucapnya.

Lebih lanjut Suhartoko menyoroti, di tengah potensi ancaman depresiasi rupiah, ekspektasi penurunan rupiah akan dapat dikurangi. “Sehingga dalam jangka pendek BI hanya melihat perbedaan suku bunga surat berharga domestik dengan suku bunga negara safe haven,”papar dia.

Dibahas Setelah Reses

Di sisi lain, Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan mulai membahas Surat Presiden (Surpres) terkait pencalonan Gubernur Bank Indonesia (BI) setelah masa reses berakhir pada 14 Agustus 2026.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah mengajukan nama Deputi Gubernur Senior (DGS) BI sekaligus Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI, Destry Damayanti, sebagai calon tunggal Gubernur BI definitif.

Wakil Ketua Komisi XI DPR, Hanif Dhakiri, mengatakan pimpinan dan anggota DPR belum membaca langsung surpres tersebut karena saat ini masih dalam masa reses.

"Mudah-mudahan nanti tanggal 14 Agustus kita sudah mulai masuk, mungkin akan segera digelar rapat pimpinan dan pasti akan segera dijadwalkan," ujar Hanif di Jakarta, Selasa (11/8).

Menurut Hanif, agenda pertama setelah masa sidang dibuka adalah menentukan jadwal uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test terhadap calon Gubernur BI.

Menanggapi pengajuan Destry sebagai calon tunggal, Hanif menyebut skema tersebut sudah lazim dalam proses pengisian jabatan Gubernur BI. Ia membandingkannya dengan pemilihan anggota Dewan Gubernur BI yang bisa mengajukan beberapa nama kandidat.

"Biasanya memang begitu dari dahulu kalau gubernur (calon tunggal). Kecuali kalau dewan gubernur bisa berapa nama," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
Lama Tutup, Begitu Buka Lan...
Daerah
Dua Daerah yang Mengalami I...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Dugaan Korupsi dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unila dan Unsoed

Dugaan Korupsi dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unila dan Unsoed

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.