Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BI Pastikan Uang Digital Tidak Akan Gantikan Uang Tunai

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 00:53 WIB | Oleh:
BI Pastikan Uang Digital Tidak Akan Gantikan Uang Tunai Doc: istimewa
Ket. Deputi Gubernur BI, Ricky Perdana Gozali.

Kebijakan Moneter

JAKARTA - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Ricky Perdana Gozali memastikan uang digital tidak akan menggantikan uang kartal (tunai), melainkan keduanya saling melengkapi sebagai alat pembayaran yang sah.

“Bahwa digital dan kartal, uang rupiah secara fisiknya atau secara perekonomian tidak saling mengganti, bukan merupakan pengganti tetapi merupakan pelengkap,” kata Ricky dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, di Jakarta, Rabu (19/3).

Menurut dia, digitalisasi dan penggunaan rupiah secara fisik akan terus dikembangkan secara bersamaan guna memberikan pilihan kepada masyarakat dalam melakukan transaksi.

Ricky melanjutkan, penggunaan rupiah secara fisik atau kartal masih terus berkembang meski pertumbuhannya cenderung melandai seiring dengan masifnya digitalisasi transaksi.

Di sisi lain, transaksi digital juga terus berkembang signifikan sejalan dengan meningkatnya penggunaan instrumen pembayaran digital oleh masyarakat.

“Oleh sebab itu, tentunya bagaimana kita untuk tetap memberikan pemahaman mengenai uang ini, uang rupiah, terhadap semua masyarakat untuk akhirnya bisa mendukung nanti perkembangan dari digitalisasi,” katanya pula.

Maka, dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai rupiah di tengah perkembangan digitalisasi, BI terus menjalankan kampanye ‘Cinta, Bangga, Paham Rupiah’.

“Dengan Bangga Rupiah, kita mengetahui bahwa rupiah itu adalah simbol kedaulatan, alat pembayaran yang sah, dan pemersatu bangsa. Sementara untuk Paham Rupiah kita akan sampaikan bahwa belanja bijak, rupiah itu untuk dipakai dengan bijak, paham bertransaksi, dan untuk berhemat,” ujarnya pula.

Bank Indonesia (BI) mencatat volume transaksi digital mencapai 5,50 miliar transaksi atau tumbuh 28,69 persen secara tahunan (year on year/ yoy) pada Juli 2026.

Secara rinci, volume transaksi melalui internet dan aplikasi mobile masing-masing tumbuh 9,39 persen (yoy) dan 24,25 persen (yoy).

Transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terus tumbuh tinggi mencapai 82,42 persen (yoy).

Hal ini didukung adanya peningkatan jumlah pengguna dan merchant.

Uang Primer

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Olahraga
Venus Williams Gandeng Jani...
Advertisement
Kelewat Batas Wajar! Kotak Lampu Lalu Lintas di Kota Bandung Dicuri, Walkot Farhan Murka

Kelewat Batas Wajar! Kotak Lampu Lalu Lintas di Kota Bandung Dicuri, Walkot Farhan Murka

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.