Foto: Bank Mandiri Nilai Memasuki Semester 2-2026, Perekonomian Indonesia tetap Resilien
Ads
📅 Jumat, 04 Sep 2026, 01:00 WIB
Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi (ketiga kiri) berbincang bersama (dari kiri) : Head of Mandiri Institute Andre Simangunsong, Head of Macroeconomic & Financial Market Research Department Bank Mandiri Dian Ayu, Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro, Head of Industry & Regional Research Department Bank Mandiri Dendi Ramdani, dan Head of Equity Research & Strategy Mandiri Sekuritas Kresna Hutabarat saat Mandiri Macro & Market Brief Q3-2026 Indonesia Economic Outlook pada Kamis (3/9) di Jakarta. Memasuki paruh kedua 2026, perekonomian Indonesia tetap menunjukkan resiliensi di tengah ketidakpastian global, dengan pertumbuhan ekonomi semester I mencapai 5,45% dan inflasi yang terjaga dalam sasaran. Di tengah dinamika tersebut, Bank Mandiri terus menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkualitas, tercermin dari penyaluran kredit bank only yang tumbuh 19,9% yoy menjadi Rp1.592 triliun per Juni 2026 serta laba bersih konsolidasi Rp30,4 triliun.
Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi (kedua kiri) didampingi (dari kiri) : Head of Macroeconomic & Financial Market Research Department Bank Mandiri Dian Ayu, Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro, dan Head of Equity Research & Strategy Mandiri Sekuritas Kresna Hutabarat menyampaikan paparan pada Mandiri Macro & Market Brief Q3-2026 Indonesia Economic Outlook pada Kamis (3/9) di Jakarta.
Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi (tegah) didampingi Head of Macroeconomic & Financial Market Research Department Bank Mandiri Dian Ayu (kirii), dan Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro (kanan) menyampaikan paparan pada Mandiri Macro & Market Brief Q3-2026 Indonesia Economic Outlook pada Kamis (3/9) di Jakarta.
Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi (ketiga kiri) berbincang bersama (dari kiri) : Head of Mandiri Institute Andre Simangunsong, Head of Macroeconomic & Financial Market Research Department Bank Mandiri Dian Ayu, Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro, Head of Industry & Regional Research Department Bank Mandiri Dendi Ramdani, dan Head of Equity Research & Strategy Mandiri Sekuritas Kresna Hutabarat saat Mandiri Macro & Market Brief Q3-2026 Indonesia Economic Outlook pada Kamis (3/9) di Jakarta. Memasuki paruh kedua 2026, perekonomian Indonesia tetap menunjukkan resiliensi di tengah ketidakpastian global, dengan pertumbuhan ekonomi semester I mencapai 5,45% dan inflasi yang terjaga dalam sasaran. Di tengah dinamika tersebut, Bank Mandiri terus menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkualitas, tercermin dari penyaluran kredit bank only yang tumbuh 19,9% yoy menjadi Rp1.592 triliun per Juni 2026 serta laba bersih konsolidasi Rp30,4 triliun.
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".