Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Setop Bakar Jerami! BRMP Kementan: Sisa Panen Bisa Jadi Sumber Cuan Baru Buat Petani

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 12:26 WIB | Oleh: Tim Redaksi

“Yang kita dorong bukan hanya teknologinya, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut dapat dimanfaatkan melalui model layanan yang berkelanjutan,” ujar Arief.

Penerapan konsep tersebut juga telah mulai dikembangkan melalui proyek kerja sama antara Centre for Sustainable Agricultural Mechanization (CSAM) di bawah UN ESCAP dengan BRMP. Proyek yang berjalan sejak 2024 tersebut memiliki lokasi percontohan di Serpong, Karawang, dan Yogyakarta.

Salah satu praktik yang telah menunjukkan hasil berada di Karawang. Residu jerami yang sebelumnya berpotensi dibuang dari lahan dimanfaatkan sebagai salah satu bahan dalam budidaya jamur.

Arief mengatakan, pemanfaatan tersebut telah menghasilkan produk dan petani di Karawang sudah melakukan panen.

“Sudah berhasil, sudah bisa dipakai oleh petani-petani di Karawang untuk membuat jamur. Sudah menghasilkan, sudah panen,” ujarnya.

Praktik tersebut menjadi contoh bagaimana residu dari satu kegiatan pertanian dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan produktif lainnya. Dengan pendekatan tersebut, sisa tanaman tidak lagi berhenti sebagai persoalan pascapanen, tetapi dapat menjadi bagian dari rantai usaha baru yang berpotensi memberikan nilai tambah.

Meski demikian, pengembangan model pemanfaatan residu tidak akan berhenti pada satu jenis produk. Pengalaman di tiga lokasi percontohan akan terus dikembangkan untuk melihat berbagai kemungkinan pemanfaatan sesuai karakteristik wilayah, jenis komoditas, kebutuhan petani, serta peluang pasar.

“Ke depan mungkin tidak hanya untuk jamur. Diharapkan ini bisa menjadi komoditas lain, produk lain,” kata Arief.

Kesesuaian teknologi

Dalam pengembangannya, aspek kesesuaian teknologi menjadi perhatian penting. Setiap wilayah memiliki kondisi lahan, komoditas, iklim, skala usaha tani, serta kemampuan petani yang berbeda. Karena itu, teknologi yang berhasil diterapkan di suatu wilayah tidak serta-merta dapat diterapkan dengan cara yang sama di wilayah lain.

Perwakilan UN ESCAP-CSAM Marco Silvestri mengatakan, kerja sama regional yang dibangun CSAM tidak dimaksudkan sekadar memindahkan teknologi dari satu negara ke negara lainnya.

“Tujuan kerja sama ini bukan sekadar mentransfer teknologi dari satu negara ke negara lain. Kami ingin belajar dari Indonesia, berbagi pengalaman dari kawasan, dan mengidentifikasi solusi yang relevan dengan konteks Indonesia,” ujarnya.

CSAM mempertemukan para ahli dan pemangku kepentingan dari kawasan Asia dan Pasifik untuk berbagi pengalaman mengenai mekanisasi dan pengelolaan residu pertanian. Pengalaman dari negara-negara seperti China dan India menjadi bagian dari pembelajaran, sementara dialog juga melibatkan negara-negara yang memiliki inisiatif atau lokasi percontohan, antara lain Kamboja, Nepal, Thailand, Laos, Vietnam, dan China.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.