Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPS: Produksi Padi & Jagung Juli 2026 Turun! Ini Penyebabnya

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 12:35 WIB | Oleh: Tim Redaksi
BPS: Produksi Padi & Jagung Juli 2026 Turun! Ini Penyebabnya Doc: Antara
Ket. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, realisasi luas panen padi pada bulan Juli 2026 mencapai 0,93 juta hektare, atau turun 1,05 persen dibanding Juli 2025 yang seluas 0,94 juta hektare

JAKARTA-Realisasi luas panen padi pada bulan Juli 2026 mencapai 0,93 juta hektare, atau turun 1,05 persen dibanding Juli 2025 yang seluas 0,94 juta hektare. Seiring penurunan luas panen tersebut, produksi padi diperkirakan turun 1,00 persen, dari 4,80 juta ton gabah kering giling (GKG) pada Juli 2025 menjadi 4,75 juta ton GKG pada Juli 2026. Begitu pula jumlah produksi beras yang tercatat mencapai 2,74 juta ton, turun 0,99 persen dibanding Juli tahun lalu.  

Secara kumulatif, realisasi luas panen padi selama Januari-Juli 2026 mencapai 7,24 juta hektare atau naik 0,57 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. BPS memperkirakan potensi luas panen pada tiga bulan berikutnya (Agustus-Oktober) akan turun 1,29 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, menjadi 3,07 juta hektare. 

Potensi produksi padi tiga bulan ke depan diperkirakan 16,18 juta ton GKG (turun 0,92 persen), sementara produksi beras diperkirakan 9,33 juta ton (turun 0,90 persen).  

BPS turut melaporkan realisasi luas panen jagung selama bulan Juli 2026 mencapai 0,23 juta hektare atau turun 6,06 persen dibanding Juli 2025. Seiring penurunan luas panen, produksi jagung pipilan kering kadar air 14 persen (JPK KA 14 persen) pada Juli 2026 diperkirakan mencapai 1,38 juta ton atau turun 6,33 persen dibanding Juli tahun lalu. Namun demikian, produksi JPK KA 14 persen secara kumulatif selama Januari-Juli 2026 mencapai 10,08 juta ton, meningkat 0,45 persen dibanding Januari-Juli 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...
  • KADIN Sebut Industri Kendaraan Listrik Kurangi Emisi dan Buka Lapangan Kerja
    Ulasan dari Koran Jakarta ini memberikan landasan berpikir ...
  • 4,45 Juta IKM Wajib Hijau Kalau Mau Tembus Rantai Pasok Global & Akses Pembiayaan
    Langkah taktis yang sangat presisi dari Kemenperin. Mengacu ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Dua Daerah yang Mengalami Inflasi Paling Tinggi  

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Dua Daerah yang Mengalami I...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang Mulai 1 September

Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang Mulai 1 September

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.