Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Banda Aceh: Aceh Butuh Kebijakan Tepat Hadapi Dinamika Masyarakat.

📅 Rabu, 26 Agu 2026, 11:10 WIB | Oleh:
Wali Kota Banda Aceh: Aceh Butuh Kebijakan Tepat Hadapi Dinamika Masyarakat. Doc: Antara Foto
Ket. Dirut Perum LKBN ANTARA, Benny Siga Butarbutar menyerahkan buku kepada Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal di Blang Bintang, Aceh Besar, Selasa (25/8).

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal mengatakan Aceh membutuhkan pendekatan dan kebijakan yang tepat untuk menghadapi berbagai dinamika masyarakat di daerah itu.

"Terkait persoalan administratif maupun regulasi seperti qanun/peraturan daerah tentang Bendera dan Lambang Aceh, hal tersebut tidak lagi menjadi hambatan utama dalam percepatan pembangunan daerah," kata Illiza dalam keterangan di Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu.

Pernyataan tersebut disampaikan Illiza menanggapi pengibaran bendera bulan bintang pada peringatan damai Aceh, di sela-sela menerima kunjungan jajaran Perum LKBN ANTARA, Selasa (25/8).

Menurut Illiza, fokus utama saat ini perlu diarahkan pada kepastian pengelolaan pemerintahan serta pemerataan ekonomi. Terkait bendera dan lambang Aceh, ia mengatakan hal tersebut telah diatur dalam qanun.

Aceh memiliki Qanun Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh. Namun, implementasi qanun tersebut hingga kini masih menjadi bagian dari pembahasan antara Aceh dan pemerintah pusat.

Illiza menilai pendekatan berbasis partisipasi masyarakat menjadi kunci karena masyarakat akan merasa memiliki dan dilibatkan dalam pembangunan.

"Artinya, saat masyarakat dilibatkan seperti di Banda Aceh, mereka langsung ikut serta menyumbangkan lahan dalam penyelarasan tata ruang desa dan terlibat aktif membenahi lanskap permukiman," katanya.

Ia meyakini pendekatan dan kebijakan yang tepat serta pelibatan langsung masyarakat dapat menjaga pembangunan daerah tetap berjalan tanpa menimbulkan gejolak.

Sementara itu, Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar mengatakan sejarah panjang kontribusi masyarakat Aceh terhadap Republik Indonesia perlu terus dipadukan dengan narasi pembangunan masa kini.

Menurut dia, kuatnya gerakan swadaya masyarakat Aceh juga perlu mendapatkan porsi pemberitaan yang memadai di ruang publik.

"Kita bertekad menghadirkan berita-berita positif lebih banyak dari provinsi ujung paling barat untuk pusat dan ikut memperkuat wartawan ANTARA di luar negeri," katanya.

Benny mengatakan ANTARA juga terus memastikan pemberitaan yang diproduksi memiliki kedalaman, pemahaman lokal yang kuat, serta memperhatikan sensitivitas masyarakat.

Selain itu, kata dia, redaksi mendorong porsi pemberitaan yang lebih besar mengenai tokoh-tokoh perempuan Aceh.

Keterlibatan aktif perempuan dalam berbagai sektor sosial, ekonomi, dan politik perlu terus ditampilkan sebagai inspirasi pembangunan daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi yang sering berinteraksi dengan sektor distribusi ...
  • Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini memberikan perspektif baru yang ...
  • Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!
    Preview komentar:
    Artikel yang sangat informatif mengenai potensi elektrifikasi kendaraan; ...
Advertisement
injourney
Megapolitan
Dinsos Tangsel Ungkap 5.127...
Nasional
Kemenhut Kerahkan 5.000 ASN...
Muktamar NU ke-35 Dikawal Ketat! PBNU Pasang 100 Lebih CCTV untuk Pengamanan

Muktamar NU ke-35 Dikawal Ketat! PBNU Pasang 100 Lebih CCTV untuk Pengamanan

26 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.