Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabel Semrawut, Gerakan 5M Didorong Percepat Penataan Kabel Bawah Tanah

30 Jumat, 18 Sep 2026, 08:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabel Semrawut, Gerakan 5M Didorong Percepat Penataan Kabel Bawah Tanah Kabel Semrawut, Gerakan 5M Didorong Percepat Penataan Kabel Bawah Tanah Doc: ANTARA
Ket. Arsip foto - Pengendara sepeda motor melaju di samping kabel utilitas yang semrawut di Jalan Peta Utara, Kalideres, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

JAKARTA - Gerakan 5M dipastikan untuk menata seluruh kabel udara yang semrawut sekaligus meningkatkan keamanan dan keselamatan pengguna jalan di Jakarta jelang memasuki usia lima abad.

“Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga (DBM) berkolaborasi dengan asosiasi dan operator utilitas meluncurkan Gerakan 5M untuk menata kabel udara,” kata Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike di Jakarta, Kamis.

Gerakan 5M meliputi Menggunakan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT), Melakukan relokasi mandiri, Mengikat kabel udara aktif, Memotong kabel yang tidak berfungsi, serta Meninggikan kabel yang menjuntai.

Ia mendorong gerakan tersebut menjadi langkah konkret untuk mempercepat penurunan kabel udara ke bawah tanah. Sebagai kota modern, Jakarta membutuhkan jaringan utilitas yang tertata dan tidak semrawut.

"Apalagi kita sekarang sudah ada Perda. Tinggal Pergub dan turunannya yang sedang difinalisasi. Setelah itu, sudah tidak ada alasan lagi untuk tidak menurunkan semua kabel ke bawah," kata dia.

Ia menilai penataan kabel tidak dapat dilakukan Pemprov DKI seorang diri karena itu, keterlibatan operator utilitas dan pihak swasta, termasuk melalui relokasi mandiri perlu diperkuat agar penataan dapat berjalan lebih cepat.

Penurunan kabel listrik milik PLN juga memiliki tantangan tersendiri karena berkaitan dengan faktor keselamatan.

Di sisi lain, PLN masih melakukan kajian dan uji coba untuk memastikan proses penurunan kabel ke bawah tanah tidak menimbulkan risiko induksi listrik.

"Kalau listrik memang riskan. Jadi kita berharap PLN bisa segera menemukan caranya. Kalau itu sudah selesai, berarti semuanya juga nanti bisa turun," katanya.

Yuke meminta pembangunan SJUT disinergikan dengan pekerjaan utilitas lainnya agar tidak menimbulkan gangguan berulang bagi masyarakat.

Menurutnya pekerjaan galian untuk SJUT, jaringan air, maupun utilitas lainnya harus direncanakan dan dikoordinasikan secara matang.

Untuk tahun ini, dirinya berharap pembangunan SJUT yang telah direncanakan dapat diselesaikan. Sementara mulai 2027, cakupan pembangunan diharapkan diperluas dengan melibatkan pihak ketiga apabila kemampuan anggaran pemerintah terbatas.

"Minimal di beberapa lokasi kelihatan, terutama di jalan-jalan protokol. Sambil membenahi yang kusut di jalan-jalan kecil dan di dalam permukiman warga," tuturnya.

Ia menambahkan penataan kabel tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih rapi dan aman, tetapi juga berpotensi memberikan tambahan pendapatan bagi daerah.

Namun dirinya mengingatkan agar biaya penataan jaringan utilitas tidak dibebankan kepada masyarakat melalui kenaikan tarif layanan.

"Jangan sampai nanti dijadikan alasan karena ada cost yang lebih besar sehingga menaikkan harga, entah internet atau apa. Harusnya memang dibatasi," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
Olahraga
Michael Carrick: MU Haus Ke...
Ekonomi
Kolaborasi Hijau Dibuka, In...
Ekonomi
APBN Harus Lincah, Jangan K...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.