Kebakaran Hanguskan Warung Ayam Geprek di Cilincing Jakut, Diduga Akibat Korsleting Listrik
📅 Jumat, 18 Sep 2026, 08:12 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA - Kebakaran menghanguskan sebuah warung ayam geprek di i Jalan Tipar Cakung, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing pada Jumat (17/9) pagi.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara mengerahkan 40 personel untuk memadamkan api.
“Objek yang terbakar sebuah warung makan dan kami mengerahkan enam unit mobil dan 40 personel,” kata Kasiops Gulkarmat Gatot Sulaeman di Jakarta, Jumat.
Gatot mengatakan objek terbakar seluas enam meter persegi dengan dugaan kerugian mencapai Rp2 juta.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Ada satu KK dan dua jiwa yang terselamatkan,” katanya.
Ia menjelaskan kebakaran ini diduga terjadi akibat korsleting listrik yang memicu penyalaan dan membuat api terus membesar.
Berdasarkan kronologi, pemilik warung Hj Indriyani baru mengetahui insiden tersebut setelah pulang dari pasar untuk membeli bahan masakan.
Saat membuka pintu warung, api menyala besar dari kulkas yang ada di dalam warung. Saat melihat api, dirinya meminta tolong kepada tetangga untuk membantu memadamkan api.
Karena api terus membesar, warga pun melapor ke damkar untuk memadamkan api.
Pihak Gulkarmat Jakarta Utara mendapatkan informasi kebakaran pukul 06.03 WIB dan petugas langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan api.
Petugas mulai melakukan pemadaman pukul 06.11 WIB dan melakukan lokalisasi api serta masuk tahap pendinginan. Api berhasil dipadamkan petugas pukul 06.30 WIB.
“Alhamdulillah pemadaman sudah berhasil dilakukan dalam keadaan aman dan lancar,” kata Gatot.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!