Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petenis Ukraina Hentikan Janice Tjen di Monterrey Open

📅 Rabu, 26 Agu 2026, 19:27 WIB | Oleh:
Petenis Ukraina Hentikan Janice Tjen di Monterrey Open Doc: ist
Ket. janice tjen terhenti

JAKARTA – Petenis asal Ukraina, Yuliia Starodubtseva menghentikan langkah petenis putri Indonesia, Janice Tjen, di babak delapan besar WTA 500 Monterrey Open 2026. Janice menyerah 4-6, 3-6 di tangan Yuliia Starodubtseva di lapangan keras Monterrey, Meksiko, Rabu, dalam tempo 1 jam 51 menit. Janice tampil langsung menekan Starodubtseva. Petenis Indonesia unggulan ketujuh ini sempat unggul 4-3.

Namun memasuki akhir set, Janice membuat kesalahan servis yang dimanfaatkan dengan baik oleh Starodubtseva untuk mencetak tiga poin berturut-turut guna menang 6-4. Pada set kedua, Janice tampil kurang baik dengan kehilangan servis yang membuat Starodubtseva langsung memimpin dua poin.

Janice mencoba lebih agresif sampai  bisa mengejar ketertinggalan dua poin dengan membalikkan kedudukan 3-2. Namun kesalahan Janice pada set pertama  terulang. Starodubtseva bermain jauh lebih tenang, sedangkan Janice melakukan dua kesalahan beruntun. Starodubtseva akhirnya menang 6-3. Janice kesulitan dengan tidak sekalipun mencatatkan ace berbanding Starodubtseva yang membuat lima ace.

Janice juga melakukan tiga kesalahan ganda sedangkan Stradubtseva dua kali. Dari total poin yang dimenangkan, petenis  berusia 24 tahun itu mencetak 61 poin dari potensi 129 poin atau 47 persen. Sementara Starodbutseva membuat 68 poin atau mencapai 53 persen dari 129 poin yang bisa dia menangkan.

Terhenti di Babak Pembuka

Sebelumnya, petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi bersama pasangannya, Lyudmyla Kichenok dari Ukraina, kandas pada babak pertama atau laga pembukanya di turnamen WTA 500 Abierto GNP Seguros di Monterrey, Meksiko, Selasa WIB.

Dikutip dari WTA, Aldila/Kichenok harus mengakui keunggulan pasangan Meksiko-Amerika Gabriela Olmos/Desirae Krawczyk melalui pertandingan tiga set dengan skor 6-4, 3-6, 5-10. Pada pertandingan yang berlangsung selama satu jam 26 menit di lapangan keras tersebut, Aldila/Kichenok sebenarnya mampu mengamankan set pertama 6-4.

Kedua pasangan tampil ketat pada set pembuka dengan beberapa kali terjadi pergantian keunggulan. Aldila/Kichenok akhirnya berhasil mematahkan servis lawan pada gim kesembilan untuk unggul 5-4 sebelum menutup set dengan skor 6-4.

Olmos/Krawczyk kemudian bangkit pada set kedua. Mereka langsung unggul 3-0 setelah merebut dua gim servis lawan dan mampu mempertahankan keunggulan hingga mengamankan set dengan skor 6-3.

Pertandingan pun ditentukan melalui tie-break set ketiga dengan format super tie-break hingga 10 poin. Olmos/Krawczyk tampil lebih dominan dan akhirnya menang 10-5. Secara statistik, Olmos/Krawczyk mengumpulkan 64 poin dari total 121 poin yang dimainkan, sedangkan Kichenok/Sutjiadi meraih 57 poin.

Kedua pasangan sama-sama sukses mengonversi tiga dari lima peluang break point. Namun, Olmos/Krawczyk lebih efektif dalam mengamankan poin dari servis pertama dengan persentase 68,9 persen, berbanding 60 persen milik Aldila/Kichenok. Hasil tersebut membuat langkah Aldila/Kichenok terhenti pada babak 16 besar Abierto GNP Seguros di Monterrey.

Kekalahan Aldila juga membuat peluang Indonesia untuk menghadirkan final sesama Merah Putih di Monterrey kini bergantung pada perjuangan Janice Tjen yang memastikan tiket perempat final nomor ganda bersama petenis Polandia Katarzyna Piter.

Janice/Piter sebelumnya menundukkan unggulan kedua Shuai Zhang/Xinyu Jiang melalui pertandingan tiga set 6-2, 6-7(5), 10-7. Di sektor tunggal, Janice membukukan tempat di babak 16 besar setelah menundukkan petenis Ukraina Dayana Yastremska dalam pertandingan tiga set. Ia selanjutnya akan bertemu petenis Ukraina lainnya, Yuliia Stardubtseva.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...

Kantor Summarecon Digeledah KPK.

2 jam lalu | Yebdi Trismar

Nasional
Kantor Summarecon Digeledah...
Advertisement
Kapal Induk Garibaldi Berganti Nama Jadi KRI Sriwijaya, Sebelumnya KRI Gajah Mada

Kapal Induk Garibaldi Berganti Nama Jadi KRI Sriwijaya, Sebelumnya KRI Gajah Mada

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.