Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Voli Putri Hadapi Jepang Bakal Mudah Dihancurkan Jika Main Seperti Kemarin

📅 Jumat, 18 Sep 2026, 11:37 WIB | Oleh:
Voli Putri Hadapi Jepang Bakal Mudah Dihancurkan Jika Main Seperti Kemarin Doc: ist
Ket. lawan sesungguhnya hari ini

NAGOYA – Hari ini timnas voli putri melanjutkan laga melawan Jepang di Asian Games 2026. Jepang adalah kekuatan utama Asia, termasuk untuk voli.

Maka, jika para pemain voli putri tidak siap main sangat fokus, mau jatuh bangun, lebih baik mundur. Apalagi kalau hanya main seperti saat bertemu Nepal kemarin, Mediyoku dkk akan dengan mudah dilibas Jepang. Kemarin para pevoli bermain buruk. Memang menang, tetapi kemenangan itu tidak mencerminkan kualitas sejati.

Menang karena bermain melawan lawan sekelas Nepal, coba melawan Thailand atau Filipina, pasti lewat. Apalagi hari ini bermain melawan Jepang, salah satu kekuatan voli Asia.

Tim nasional bola voli putri Indonesia melaju ke perempat final Asian Games 2026 setelah menumbangkan Nepal 3-0 (25-12, 25-21, 25-20) pada laga Grup A di Park Arena Komaki, Aichi, Jepang, Kamis.

Dikutip dari laman penyelenggara, kemenangan tersebut membuat timnas voli putri Indonesia dipastikan berada di posisi dua besar Grup A yang berisi tiga tim. Selain Indonesia, ada Jepang dan Nepal.

Nepal, setelah kalah dari Indonesia, tidak lolos ke delapan besar lantaran sebelumnya takluk dari Jepang dengan skor 0-3 (8-25, 12-25, 11-25).

Pada laga terakhir di Grup A, Indonesia akan menghadapi tuan rumah Jepang, Jumat (18/9), yang juga akan menjadi penentuan juara grup.

Kompetisi bola voli putri Asian Games 2026 diikuti 14 tim yang terbagi ke empat grup dari A-D. Dari empat grup tersebut, hanya Grup A dan B yang berisi tiga tim.

Pada pertandingan versus Nepal, Indonesia tampil dominan sejak awal. Persentase smes berhasil mereka mencapai 47 persen, lebih tinggi dibandingkan lawannya (35 persen).

Kualitas blok Indonesia pun mumpuni, dengan 24 persen efektivitas, sementara sembilan persen milik Nepal.

Di skuad Indonesia, outside hitter Mediol Stiovanny Yoku (14 poin) menjadi pendulang poin terbanyak, diikuti Ersandrina Devega Salsabilah (13 poin) dan Chelsa Berliana Nurtomo (12 poin).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Ekonomi
Keren, Pelita Air Raih Top ...
Advertisement
Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.