Kekuatan Madrid Diuji Strategi Berani Sociedad
📅 Rabu, 26 Agu 2026, 06:42 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraMADRID - Real Madrid membidik kemenangan kedua secara beruntun di awal La Liga 2026-27 ketika menjamu Real Sociedad di Stadion Santiago Bernabéu, Kamis(27/8) dini hari WIB.Laga yang seharusnya dimainkan di pekan pembuka ini baru digelar setelah ditunda akibat banyaknya pemain Madrid yang tampil hingga fase akhir Piala Dunia 2026.
Los Blancos datang dengan modal kemenangan 2-1 atas Espanyol. Sebaliknya, Real Sociedad mengawali musim dengan hasil mengecewakan setelah takluk 0-1 dari Real Betis di Sevilla. Pertemuan ini sekaligus menjadi ujian awal bagi ambisi Madrid untuk merebut kembali gelar La Liga dari Barcelona.
Madrid memang belum tampil meyakinkan saat menghadapi Espanyol. Sempat unggul melalui Jude Bellingham. Madrid kemudian kehilangan kendali permainan dan harus menerima gol penyama. Namun, ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Carlos Espí tampil sebagai pahlawan. Penyerang berusia 21 tahun itu mencetak gol kemenangan pada menit ke-90 sekaligus membuat debutnya bersama Madrid menjadi sempurna.
Kemenangan tersebut memberi José Mourinho awal positif dalam periode keduanya menangani Madrid. Namun, pelatih asal Portugal itu tentu sadar masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Persaingan dengan Barcelona diperkirakan berlangsung ketat sejak awal musim, terutama setelah sang juara bertahan membuka kompetisi dengan kemenangan telak 5-0 atas Elche.
Mourinho juga mendapat dukungan besar dari manajemen dalam bursa transfer musim panas. Madrid mendatangkan Yan Diomande, Marc Cucurella, Carlos Espí, Denzel Dumfries, Ibrahima Konaté dan Bernardo Silva. Kombinasi pemain muda dan berpengalaman membuat skuad Madrid semakin dalam untuk menghadapi persaingan di berbagai kompetisi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sikap Mourinho terhadap anak asuhnya juga terlihat sejak laga pembuka. Usai kemenangan atas Espanyol, dia memberikan pembelaan kepada Vinicius Junior yang mendapat kawalan ketat sepanjang pertandingan. Pernyataan Mourinho, “Vini adalah milik saya sekarang,” menunjukkan keinginannya melindungi sekaligus membangun kembali kepercayaan diri bintang asal Brasil tersebut.
Madrid kini dituntut tampil lebih meyakinkan. Bermain di depan pendukung sendiri, Kylian Mbappe juga berambisi membuka koleksi golnya musim ini. Penyerang asal Prancis itu gagal mencetak gol pada laga pertama meski tetap menjadi salah satu ancaman terbesar bagi pertahanan lawan.
Di kubu Real Sociedad, situasinya berbeda. Kekalahan 0-1 dari Real Betis membuat pasukan Pellegrino Matarazzo harus segera bangkit. Gol Rodrigo Riquelme pada menit ke-63 menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat di Sevilla.
Musim lalu menjadi periode mengecewakan bagi Sociedad. Mereka hanya finis di posisi ke-10 La Liga. Namun, keberhasilan menjuarai Copa del Rey memberikan kompensasi sekaligus tiket ke fase liga Liga Europa 2026-27. Karena itu, musim ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan klub asal Basque tersebut.
Menariknya, Sociedad tidak melakukan satu pun pembelian pemain pada bursa musim panas. Namun, mereka berhasil mempertahankan Mikel Oyarzabal, pemain yang sebelumnya dikabarkan menjadi incaran Barcelona. Kehadiran Oyarzabal akan sangat penting bagi Matarazzo, terutama setelah timnya gagal mencetak gol di laga pembuka.
Matarazzo sendiri bukan pelatih yang asing dengan tekanan Bernabéu. Dalam kunjungan sebelumnya, dia mengakui besarnya pengaruh stadion tersebut terhadap mental pemain. “Bernabéu memiliki kemampuan membuat Anda merasa kecil,” ujar Matarazzo. Namun, dia menegaskan tim asuhannya harus tetap berani bermain. “Semakin banyak kami bermain sepak bola, semakin banyak peluang yang akan kami miliki menghadapi Real Madrid.”
Pernyataan itu menggambarkan pendekatan Matarazzo: tidak sekadar bertahan dan menunggu kesalahan lawan. Sociedad harus berani keluar dari tekanan, menjaga penguasaan bola, serta memanfaatkan kecepatan pemain seperti Takefusa Kubo dan Oyarzabal dalam serangan balik.
Kondisi Tim
Namun, statistik bukan jaminan. Madrid sendiri masih memiliki sejumlah persoalan, terutama di lini belakang. Eder Militao, Rodrygo, Raúl Asencio dan Ferland Mendy kembali absen karena cedera. Endrick dan Aurélien Tchouameni juga masih diragukan tampil. Kondisi Jude Bellingham pun akan dipantau setelah gelandang Inggris itu mengalami masalah pada pergelangan kaki ketika menghadapi Espanyol.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!