Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Monako Jadi Salah Satu dari 10 Seri Sprint F1 Musim 2027

27 Kamis, 17 Sep 2026, 00:40 WIB | Oleh:
Monako Jadi Salah Satu dari 10 Seri Sprint F1 Musim 2027 Monako Jadi Salah Satu dari 10 Seri Sprint F1 Musim 2027 Doc: Formula 1
Ket. Ilustrasi balapan Formula 1 di Monako.

LONDON — Formula 1 akan menghadirkan perubahan besar pada kalender musim 2027. Sirkuit jalan raya Monako yang terkenal sempit dan berliku akan menggelar sprint race untuk pertama kalinya, menjadi salah satu dari rekor 10 akhir pekan balapan yang menggunakan format tersebut.

F1 dan Federasi Otomotif Internasional (FIA) mengumumkan kalender 2027 pada hari Rabu (16/9). Sebanyak 24 seri akan digelar, dengan 10 di antaranya menggunakan format sprint.

Musim 2027 dijadwalkan dimulai di Sirkuit Sakhir, Bahrain, pada 14 Maret. Sebelumnya, Bahrain akan menjadi lokasi tes pramusim pada 24-27 Februari. Seri kedua berlangsung di Arab Saudi pada 21 Maret.

Portugal dan Turki kembali masuk kalender. Portugal dijadwalkan menggelar balapan pada 20 Juni, sedangkan Turki pada 3 Oktober.

Sebaliknya, Grand Prix Belanda di Zandvoort dan Barcelona tidak lagi tercantum dalam kalender musim depan.

Empat balapan di kawasan Teluk tetap tercantum tanpa tanda khusus dalam kalender. Namun, keberlangsungannya masih dapat dipengaruhi perkembangan konflik yang berlangsung di kawasan tersebut.

Balapan Arab Saudi di Jeddah dibatalkan tahun ini, sementara Grand Prix Bahrain dipindahkan ke Sirkuit Sepang, Malaysia, untuk digelar bulan depan.

Monako Hadirkan Dua Sesi Kualifikasi

Keputusan memasukkan Monako sebagai tuan rumah sprint kemungkinan menarik perhatian. Karakteristik lintasan di kawasan pelabuhan Monte Carlo membuat peluang menyalip sangat terbatas.

Selama ini, kualifikasi menjadi salah satu bagian paling menarik dari akhir pekan Monako. Posisi start sangat penting karena balapan utama sering berlangsung tanpa banyak perubahan posisi dan pemenangnya kerap berasal dari pole position.

Namun, format sprint akan memberikan tambahan tontonan bagi penggemar. Penonton akan menyaksikan dua sesi kualifikasi sekaligus balapan utama pada Minggu.

Sesi latihan bebas kedua pada Jumat akan digantikan dengan kualifikasi sprint. Perubahan tersebut diharapkan meningkatkan intensitas hari pertama aktivitas lintasan.

Konsekuensinya, para pembalap juga akan memiliki waktu lebih sedikit untuk beradaptasi dengan karakter lintasan Monako yang dikenal sangat menuntut presisi.

Pemenang sprint pada Sabtu mendapatkan delapan poin. Dengan demikian, seorang pembalap dapat mengumpulkan maksimal 33 poin dalam satu akhir pekan jika memenangi sprint dan balapan utama, dibandingkan maksimum 25 poin dalam format akhir pekan reguler.

Rekor 10 Sprint dalam Satu Musim

Musim 2026 menghadirkan enam sprint race, jumlah terbanyak sejak format tersebut diperkenalkan pada 2021.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Advertisement
Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.