Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pascakebakaran Desa Sade, ASITA NTB Siapkan Paket Wisata Alternatif Jelang MotoGP

2 Selasa, 25 Agu 2026, 18:45 WIB | Oleh:
Pascakebakaran Desa Sade, ASITA NTB Siapkan Paket Wisata Alternatif Jelang MotoGP Pascakebakaran Desa Sade, ASITA NTB Siapkan Paket Wisata Alternatif Jelang MotoGP Doc: ANTARA/Ahmad Subaidi
Ket. Warga membersihkan puing sisa perabotan rumah tangga pascakebakaran rumahnya di Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Senin (24/8). Kementerian Kebudayaan melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Nusa Tenggara Barat (NTB) telah bergerak cepat melakukan koordinasi lapangan.

JAKARTA - Dewan Pimpinan Daerah Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan cara untuk memulihkan Desa Adat Sade di Lombok Tengah yang terbakar sekaligus wisata alternatif di provinsi tersebut.

Ketua DPD ASITA NTB Sellywati saat dihubungi dari Jakarta, Selasa (25/8), mengatakan mereka menyiapkan paket wisata alternatif untuk mendorong kunjungan wisatawan sekaligus mendukung proses pemulihan Desa Adat Sade.

"ASITA NTB siap menyiapkan paket alternatif dengan mengarahkan wisatawan ke destinasi lain seperti Sukarara, Ende, dan Mandalika, sambil tetap mendukung proses pemulihan Sade," kata Sellywati.

Langkah tersebut merupakan dukungan ASITA NTB terhadap percepatan pemulihan aktivitas pariwisata di Desa Adat Sade. Asosiasi juga menggalang dana untuk diberikan langsung kepada masyarakat Desa Adat Sade.

"Bantuan dalam bentuk dana. Sampai saat ini kami masih menggalang dana karena rencana hari Kamis akan kami serahkan ke Desa Sade," ujar dia.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat DPD ASITA NTB Dewantoro Umbu Joka, yang dihubungi secara terpisah, mengatakan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi  NTB untuk merumuskan langkah pemulihan pascabencana. Koordinasi tersebut akan dilakukan dengan melibatkan Asisten II Setda Provinsi NTB Lalu Faozal yang juga menjadi Ketua Tim Percepatan Pemulihan.

Meskipun terdapat desa wisata lain di provinsi tersebut untuk menjaga arus kunjungan wisata, Dewantoro menilai pemulihan Desa Adat Sade perlu menjadi perhatian.

"Meski demikian, pemulihan Sade tetap menjadi perhatian agar ikon budaya tersebut bisa segera kembali menyambut wisatawan," kata dia.

Kementerian Pariwisata pada Minggu (23/8) menyatakan kesiapan berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk pemulihan pariwisata Desa Adat Sade. Kementerian melalui Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok menyiapkan bantuan antara lain berupa dapur umum untuk mendukung kebutuhan makanan masyarakat yang terdampak.

Kementerian Kebudayaan melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Nusa Tenggara Barat berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendata aset budaya yang tersisa serta melakukan upaya penyelamatan fisik dan nonfisik (mendokumentasikan cerita rakyat dan pengetahuan tradisional dari tetua adat untuk menjaga memori kolektif). Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Nasional
Kaster TNI Pimpin Serah Ter...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.