Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan sekadar Kain Hiasan, Wastra Ecoprint Flora Benuanta, Rekam Jejak Keanekaragaman Hayati Kalimantan, Sebuah Keindahan Tanpa Duplikat

📅 Selasa, 25 Agu 2026, 22:59 WIB | Oleh:

“Kantor Perwakilan yang turut membina wilayah sekitar Kaltara, harus ada program konkret seperti workshop desain produk wastra yang melibatkan desainer muda dan pelaku UMKM binaan,” kata Rahmawati.

Saat ini, BI Kaltara juga aktif mendukung sertifikasi halal dan penguatan ekosistem ekonomi syariah yang relevan untuk produk-produk fesyen muslim berbahan wastra. Namun menurutnya perannya masih bisa diperluas lagi.

“Kaltara sebetulnya perlu even serupa yang konsisten setiap tahun, bukan hanya program parsial. Saya mendorong, agar BI Kaltara bersama Pemprov dan Dekranasda Kaltara membangun flagship even wastra tahunan yang jadi etalase resmi produk-produk seperti Batik Lulantatibu, tenun Dayak Kenyah, dan kain khas Tidung-Bulungan,” katanya.

Dan tentu peran BI ini akan makin optimal kalau disinergikan dengan mitra kerja Komisi VII lainnya, Kementerian Ekonomi Kreatif untuk penguatan branding dan hak kekayaan intelektual motif wastra, Kementerian Pariwisata untuk mengaitkan wastra dengan paket wisata budaya, serta Kementerian Perindustrian dan Kementerian UMKM untuk sisi hulu produksi dan legalitas usaha.

“Ini yang terus saya dorong lewat rapat-rapat kerja Komisi VII, supaya penanganan wastra Kaltara tidak berjalan sendiri- sendiri antar-instansi,” kata Rahmawati.

Langkah KpwBI Kaltara patut diapresiasi

Menurut Direktur Politeknik Bisnis Kaltara dan Anggota Forum Komunikasi Akademisi Penulis Populer Kebijakan BI, Dr. Ana Sriekaningsih., SE., S.Th., MM bahwa langkah KpwBI Kaltara dalam mendorong pengembangan UMKM lokal menunjukkan komitmen strategis yang patut diapresiasi.

“Terutama dalam menjawab tantangan struktur ekonomi daerah yang berbasis kepulauan dan berbatasan langsung dengan negara tetangga,” kata Ana.

Dia mengatakan ada beberapa poin krusial yang menjadi catatan dan apresiasi terhadap peran BI Kaltara yakni digitalisasi keuangan dan inkulsivitas QRIS untuk akselerasi perluasan QRIS hingga ke pasar tradisional, pedagang kecil di Tarakan, Nunukan, hingga wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) menjadi tonggak penting.

Langkah ini, tidak hanya memodernisasi cara bertransaksi, tetapi juga secara berlanjut membantu UMKM membangun credit scoring digital yang memudahkan mereka mengakses pembiayaan perbankan secara resmi.

Kemudian penguatan kapasitas usaha dan akses pasar melalui program pendampingan, kurasi produk, dan Kaltara Showcase serta partisipasi dalam Karya Kreatif Indonesia, BI Kaltara berhasil membawa produk unggulan lokal seperti batik khas Kaltara, olahan rumput laut, dan komoditas pangan ke tingkat nasional bahkan ekspor.

Menurut Ana ada penekanan pada standardisasi mutu, branding, dan legalitas usaha menjadi kunci,agar produk UMKM dapat bersaing di rantai pasok yang lebih luas.

Pembiayaan finansial dan linkage perbankan merupakan upaya menjembatani UMKM dengan lembaga keuangan formal melalui instrumen pembiayaan inklusif seperti Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial/RPIM, memperkecil kesenjangan modal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Olahraga
Janice Tjen Melaju ke Babak...
Program Berani Berdering, Bebaskan 150 Desa di Sulteng dari "Blank Spot" Internet Bantu Pelaku UMKM Perluas Pasar "e-commerce"

Program Berani Berdering, Bebaskan 150 Desa di Sulteng dari "Blank Spot" Internet Bantu Pelaku UMKM Perluas Pasar "e-commerce"

25 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.