Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konflik Sudan Selatan Memanas, Dua Personel Perdamaian PBB Asal Ethiopia Tewas Ditembak

📅 Selasa, 25 Agu 2026, 22:08 WIB | Oleh:
Konflik Sudan Selatan Memanas, Dua Personel Perdamaian PBB Asal Ethiopia Tewas Ditembak Doc: AFP/Peter Louis Gume

JENEWA - Dua petugas penjaga perdamaian PBB gugur setelah patroli mereka disergap dalam perjalanan menuju Jonglei di Sudan Selatan.

"Misi PBB di Sudan Selatan (UNMISS) mengecam keras penyergapan hari ini terhadap patroli yang sedang menuju Pajut, Negara Bagian Jonglei, yang dilakukan oleh orang-orang bersenjata tak dikenal. Dua penjaga perdamaian gugur dalam serangan tersebut, sementara tujuh lainnya, termasuk tiga penjaga perdamaian, mengalami luka," menurut pernyataan UNMISS di platform X, Senin (24/8).

Petugas yang gugur itu berasal dari Ethiopia, katanya, sambil menambahkan dua anggota Kepolisian Sudan Selatan dan dua staf sipil juga terluka.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengecam keras serangan tersebut.

"Kami sedang berupaya mendapatkan informasi lebih lanjut. Ini adalah bagian dari patroli rutin yang dilakukan PBB untuk membantu mengatasi situasi keamanan yang masih belum stabil di wilayah tersebut," kata Juru Bicara Stephane Dujarric dalam konferensi pers yang membahas insiden tersebut.

Dujarric menambahkan menurut informasi yang dihimpun sejauh ini, serangan tersebut tampaknya sudah ditargetkan.

Sudan dilanda pertempuran sengit antara Pasukan Dukungan Cepat (RSF) dan angkatan bersenjata Sudan sejak musim semi 2023.

Militer Sudan berhasil merebut kembali Ibu Kota Khartoum pada 2025.

Kelompok-kelompok pemberontak menggencarkan serangan mereka di wilayah selatan dan barat, khususnya di Darfur dan Kordofan.

Mereka juga mengumumkan pembentukan pemerintahannya sendiri di wilayah-wilayah yang mereka kuasai pada April 2025. Disebutkan juga bahwa kedua belah pihak saling menuduh telah membunuh warga sipil. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Nasional
Transfer Tunai Langsung Aka...
Ekonomi
ICOMEX Hadapi Tantangan Men...
Daerah
Pengujian Sampel Kualitas A...
Luar Negeri
Alaska Diguncang Gempa M6,5...
Advertisement
KKP Pindahkan Balai Besar Penangkapan Ikan Semarang ke Cirebon, Ada Apa di Baliknya?

KKP Pindahkan Balai Besar Penangkapan Ikan Semarang ke Cirebon, Ada Apa di Baliknya?

17 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.