Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gelaran Festival Jadi Mesin Uang! Buleleng Festival Catat Perputaran Ekonomi Rp3,6 Miliar

📅 Selasa, 25 Agu 2026, 09:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gelaran Festival Jadi Mesin Uang! Buleleng Festival Catat Perputaran Ekonomi Rp3,6 Miliar Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Buleleng
Ket. Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat mengunjungi salah satu stand saat Buleleng Festival.

BULELENG – Perputaran ekonomi dalam gelaran festival berpotensi cukup tinggi karena menggerakkan banyak sektor secara bersamaan, mulai dari UMKM, kuliner, transportasi, akomodasi hingga ekonomi kreatif.

Besarnya transaksi juga menunjukkan bahwa festival dapat menjadi katalis ekonomi lokal, terutama ketika tingginya kunjungan wisatawan mampu dikonversi menjadi belanja dan pendapatan bagi masyarakat.

Karena itu, keberhasilan festival seharusnya tidak hanya diukur dari jumlah pengunjung, tetapi juga dari seberapa besar dampak ekonominya bagi pelaku usaha setempat.

Bupati Buleleng Bali I Nyoman Sutjidra menyatakan perputaran ekonomi selama pelaksanaan Buleleng Festival 2026 yang berlangsung 18-23 Agustus 2026 mencapai Rp3,6 miliar lebih sampai seluruh rangkaian kegiatan berakhir.

"Selama enam hari ini masyarakat telah menyaksikan dan merasakan kekayaan seni, budaya, kuliner, dan kreativitas warga Buleleng yang memancarkan energi positif bagi pariwisata dan perekonomian daerah," ujar Sutjidra di Kota Singaraja, Senin (24/8).

Menurut dia, capaian perputaran ekonomi tersebut menjadi bukti produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal Buleleng mendapat sambutan positif dari masyarakat, wisatawan domestik maupun mancanegara.

Buleleng Festival 2026 melibatkan sebanyak 105 UMKM lokal yang bergerak di berbagai sektor, seperti kriya, kuliner, olahan pangan, dan fesyen. Para pelaku usaha tersebut menempati tiga zona, yakni Zona A sebanyak 48 stan, Zona B sebanyak 38 stan, dan Zona C sebanyak 19 stan.

Dari sisi ekonomi, kata Sutjidra, festival memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk kreatif dan kuliner khas Buleleng sekaligus memperluas jaringan pasar.

"Festival ini tidak hanya menjadi ruang promosi, tetapi juga memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi lokal," katanya.

Ia menambahkan, dari sisi kebudayaan, Buleleng Festival menjadi salah satu wadah pelestarian sekaligus inovasi budaya. Tradisi dan kreativitas modern dipertemukan sehingga kebudayaan Buleleng tetap relevan dan berkembang di tengah perubahan zaman.

Sutjidra juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan festival, mulai dari panitia, seniman, komunitas, pelaku usaha, hingga aparat keamanan dari Polres Buleleng dan Kodim 1609/Buleleng.

Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh perangkat daerah, Kelian Desa Adat Buleleng, Prajuru Banjar Adat, sponsor, relawan, serta masyarakat dan pengunjung yang turut menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung.

"Terima kasih kepada seluruh pengunjung Buleleng Festival yang telah menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan lingkungan, sehingga Buleleng Festival tahun 2026 dapat berjalan nyaman, aman, tertib dan asri," ucapnya.

Menutup sambutannya, Sutjidra mengajak seluruh masyarakat membawa semangat "Uriping Rasa" dalam kehidupan sehari-hari dengan terus melestarikan budaya, saling menghargai, memperkuat gotong royong, serta mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Luar Negeri
WHO Ajukan Pendanaan Tambah...

Banjir Bandang Menerjang 22 Desa Aceh

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Banjir Bandang Menerjang 22...
Luar Negeri
AS Perpanjang Pembatasan Vi...
Advertisement
Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

17 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.