Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Gunungkidul Salurkan 2,4 Juta Liter AIr selama Kekeringan

3 Selasa, 25 Agu 2026, 21:33 WIB | Oleh:
BPBD Gunungkidul Salurkan 2,4 Juta Liter AIr selama Kekeringan BPBD Gunungkidul Salurkan 2,4 Juta Liter AIr selama Kekeringan Doc: ANTARA/HO-BPBD Gunungkidul
Ket. Petugas BPBD Gunungkidul mendistribusikan bantuan air bersih tahap pertama di Padukuhan Kemesu, Kalurahan Semugih, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, Rabu (24/6).

YOGYAKARTA -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah menyalurkan bantuan sekitar 2,4 juta liter air bersih ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat selama musim kekeringan tahun ini. 

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Gunungkidul Purwono di Gunungkidul, Selasa, mengatakan total bantuan air bersih yang telah disalurkan mencapai 452 rit atau setara dengan 2.496.000 liter.

"Kapanewon (Kecamatan) Tepus tercatat dengan volume distribusi tertinggi, total 176 rit atau 968.000 liter," katanya.

Ia mengatakan bantuan air bersih di Kapanewon Tepus disalurkan ke Kalurahan (setingkat desa) Giripanggung sebanyak 40 rit atau 220.000 liter, Purwodadi 36 rit atau 192.000 liter, dan Sidoharjo delapan rit atau setara 44.000 liter.

Wilayah dengan jumlah distribusi terbanyak kedua, lanjut dia, adalah Kapanewon Rongkop dengan total 112 rit atau 632.000 liter.

Bantuan tersebut dialokasikan ke Kalurahan Semugih sebanyak 104 rit atau 592.000 liter, Kalurahan Petir empat rit atau 20.000 liter, dan Kalurahan Bohol empat rit atau 20.000 liter.

"Memang dua wilayah paling terdampak itu Kapanewon Tepus dan Rongkop," ujarnya.

Ia mengatakan sejumlah kapanewon lain juga terdampak kekeringan, yakni Kapanewon Panggang dengan total 44 rit, Saptosari 32 rit, Ngawen 24 rit, Semin 20 rit, Wonosari 16 rit, Girisubo 16 rit, Ponjong delapan rit, dan Purwosari empat rit.

"Kalau totalnya ada 16 kapanewon yang terdampak," katanya.

Ia memperkirakan kekeringan masih akan terjadi selama beberapa bulan ke depan sehingga penyaluran atau dropping air bersih perlu terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan air masyarakat terpenuhi.

"Stok air bersih aman, perkiraan dropping sampai November," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Pencatutan Nama Pejabat Jad...
Megapolitan
Bansos bagi 2.200 Warga Tan...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.