BRIN Siapkan Teknologi Hadapi Karhutla
📅 Selasa, 25 Agu 2026, 14:23 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, angkat bicara terkait upaya menghadapi peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kalimantan. Menurut dia karhutla bisa terjadi karena berbagai faktor dan BRIN telah punya teknologi untuk menghadapinya.
"Karhutla pertama adalah bahwa ini kejadian yang tentu variable-nya sangat banyak. Dan BRIN memiliki sejumlah teknologi (untuk menanggulangi karhutla)," ucap dia, Senin (24/8).
Teknologi pertama yang dimiliki BRIN adalah GEOMIMO (Geoinformatika Multi Input Multi Output). GEOMIMO adalah platform integrasi data citra satelit dan artificial intelligence (AI) yang mampu mendeteksi sumber-sumber titik api.
"Aplikasi berbasis pada AI yang sudah kita kembangkan sudah agak lama. Dan ini sebenarnya sudah diadopsi oleh Kementerian Kehutanan," tutur dia.
Kedua, BRIN tengah mengembangkan teknologi yang bisa berguna dalam proses modifikasi cuaca. Ia menegaskan, modifikasi cuaca menjadi upaya yang sangat penting agar hujan buatan bisa tercipta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Agar lebih efektif, modifikasi cuaca bisa menggunakan Dumakron. Dumakron adalah bahan semai garam bubuk (powder) higroskopis berukuran diameter 2-5 mikron.
"Teknologi yang kita kembangkan salah satunya adalah teknologi tentang Dumakron, bagaimana NaCl yang selama ini digunakan untuk modifikasi cuaca. Jadi Dumakron itu kecil sekali dan itu bisa membuat efisiensi sangat tinggi untuk modifikasi cuaca," ujar dia.
Lantaran ukurannya yang kecil, penyebaran dumakron bisa cukup dilakukan hanya dengan drone.
Sebaiknya Anda baca juga:
Terbaru, BRIN punya teknologi flare yang juga bisa digunakan untuk proses modifikasi cuaca. Teknologi flare saat ini tengah ditawarkan BRIN kepada instansi-instansi terkait terutama bagi mereka yang langsung menangani modifikasi cuaca.
"Kita juga punya teknologi lain seperti flare. Saat ini juga sedang kita tawarkan ke instansi yang punya otoritas untuk melakukan kegiatan modifikasi cuaca ini," pungkas dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!