Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang Berhasil Uji Roket yang Dapat Digunakan Kembali

📅 Senin, 13 Jul 2026, 02:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jepang Berhasil Uji Roket yang Dapat Digunakan Kembali Doc: AFP/JAPAN AEROSPACE EXPLORATION AGENCY (JAXA)
Ket. Foto yang dirilis Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) pada Minggu (11/7) memperlihatkan prototipe roket yang bisa digunakan kembali, RV-X, hendak mendarat di Pusat Uji Roket Noshiro di Noshiro, Prefektur Akita, Jepang.

TOKYO - Badan antariksa Jepang pada Sabtu (11/7) mengatakan bahwa prototipe roket mereka yang dapat digunakan kembali, telah berhasil menyelesaikan uji lepas landas dan pendaratan pertama. Keberhasilan itu menandai langkah maju dalam teknologi penghematan biaya yang didominasi oleh SpaceX.

Prototipe roket tersebut, yang diluncurkan dari lokasi uji Badan Eksplorasi Ruang Angkasa Jepang (JAXA) di Noshiro, wilayah Akita, mencapai ketinggian sekitar 10 meter lalu mendarat.

Menurut JAXA, peluncuran roket tersebut berlangsung sekitar 40 detik.

"Saya merasa kami telah mencurahkan banyak waktu dan upaya untuk ini, dan sekarang setelah prototipe roket lepas landas dan mendarat tanpa masalah, saya harus mengatakan saya merasa sangat lega," kata Takashi Ito dari JAXA, yang memimpin peluncuran roket kepada wartawan.

Ito mengatakan bahwa lembaga tersebut akan meninjau data untuk sepenuhnya menentukan keberhasilan tes tersebut, tetapi dia yakin bahwa mereka memperoleh data yang sangat berguna.

Sebagian besar roket dirancang untuk sekali pakai, dengan komponen-komponennya jatuh ke laut, terbakar di atmosfer, atau tetap berada di orbit sebagai puing-puing.

Tahap peluncuran pertama roket sendiri sejauh ini dianggap sebagai komponen yang paling mahal. Namun, penggunaan roket yang sebagian dapat digunakan kembali akan memangkas biaya peluncuran secara drastis.

SpaceX telah mengoperasikan roket Falcon 9 yang dapat digunakan kembali sejak tahun 2017. Namun Tiongkok pun kini telah berhasil melakukan pendaratan roket yang dapat digunakan kembali untuk pertama kalinya pada Jumat (10/7) lalu, sebuah terobosan yang dapat menantang dominasi Amerika Serikat (AS) di bidang ini.

“Roket Long March-10B lepas landas pada Jumat pukul 12.15 siang dari lokasi peluncurannya di Hainan, Tiongkok selatan, sebelum menempatkan satelit ke orbit,” kata Administrasi Luar Angkasa Nasional China (CNSA). “Tahap pertama roket tersebut kemudian berhasil diambil kembali melalui sistem penangkapan jaring di platform laut," imbuh badan tersebut.

Sebelumnya pada bulan Juni tahun lalu, anak perusahaan Honda menjadi perusahaan Jepang pertama yang berhasil meluncurkan dan mendaratkan roket yang dapat digunakan kembali.

Saat ini Jepang sedang berupaya keras untuk meningkatkan daya saing internasional industri roket negara tersebut.

Roket andalannya, H3, berhasil diluncurkan pada bulan Juni, beberapa bulan setelah misi sebelumnya untuk menempatkan satelit ke orbit berakhir dengan kegagalan.

Jepang pun telah memperdalam kemitraan luar angkasa seiring prioritas keamanan mendorong pertumbuhan industri. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
PT Pertamina Optimalkan Rum...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Ajak Pemuda...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.