Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Kawal 2.557 Pendaki Upacara di Gunung Bawakaraeng

📅 Minggu, 16 Agu 2026, 22:13 WIB | Oleh:
Tim SAR Kawal 2.557 Pendaki Upacara di Gunung Bawakaraeng Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Basarnas Makassar.
Ket. Personel Tim SAR Gabungan melaksanakan Apel Siaga Merah Putih guna mengawal 2.447 orang pendaki untuk melaksanakan upacara pengibaran Bendera Merah Putih di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (16/8).

GOWA -- Tim SAR Gabungan mengawal sebanyak 2.557 orang pendaki yang tercatat telah sampai di puncak Gunung Bawakaraeng untuk persiapan melaksanakan upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

"Personel disiagakan di sejumlah titik strategis sepanjang jalur pendakian sampai kawasan puncak. Fokus kami memastikan seluruh pendaki menjalankan kegiatannya aman. Apabila terjadi kondisi darurat, tim segera memberikan pertolongan," kata Kepala Kantor Basarnas Makassar Muhammad Arif Anwar di Gowa, Minggu.

Dari pembaruan data terakhir, jumlahnya mencapai 2.557 orang. Rinciannya 94 orang melalui jalur registrasi Lembanna, 1.195 orang melalui Bulu Balea, 872 orang melalui Tassoso, dan 396 orang melalui Kanreapia.

Guna mendukung pengamanan, Basarnas Makassar menempatkan tim di sejumlah titik disebar di Posko Lembanna, Posko Aju Bulu Balea, Pos 5, Pos 7, Pos 8 jalur Lembanna, Lembah Ramma, jalur Tassoso dan kawasan puncak Gunung Bawakaraeng.

Sejauh ini, laporan Siaga Khusus sejak diterbitkan, belum ada pendaki yang dilaporkan mengalami masalah seperti sakit, meninggal dunia, maupun membutuhkan pertolongan darurat.

"Sampai saat ini situasi masih aman. Meski demikian, kami mengimbau seluruh pendaki tetap berhati-hati, menjaga kondisi fisik, membawa perlengkapan yang sesuai, serta mengikuti arahan petugas dan relawan di lapangan," tuturnya menekankan.

Tim SAR gabungan mulai bergerak menuju titik-titik penempatan pada Sabtu (15/8) malam. Berlanjut pada Minggu (16/ personel melakukan pemantauan terhadap pergerakan pendaki menuju puncak.

Kondisi cuaca di kawasan Gunung Bawakaraeng dilaporkan cerah. Basarnas Makassar selalu mengingatkan pendaki agar memperhatikan perubahan kondisi cuaca dan tidak memaksakan diri apabila mengalami kelelahan atau gangguan kesehatan.

Menurut dia, semangat memperingati kemerdekaan harus tetap dibarengi dengan kesadaran keselamatan. Jangan sampai karena euforia pendakian membuat pendaki mengabaikan kondisi diri sendiri maupun lingkungan.

Siaga Khusus Merah Putih berlangsung sejak 18 Agustus 2026. 15-18 Agustus 2026. Selama periode tersebut, personel SAR gabungan tetap berada di titik penempatan masing-masing untuk melakukan pemantauan dan memberikan respons cepat bila dibutuhkan.

Untuk jumlah personel SAR Gabungan tercatat sebanyak 211 personel dari berbagai unsur dalam operasi Siaga Khusus tersebut. Seperti Tim Rescue KPP Makassar, SAR Locus, SAR Marteam, KSR PNUP, Redcar, TBM UMI, Saukang Explorer, SAR Hasanuddin, Daeng Tisia Rescue.

Selanjutnya, TRC Tonasa, Tekpala UMI, Mapala UMI, Kedokteran UMI, Siaga Ners, KSR Sakura, SAR UNM, Humanity, KSR PMI UMI, KSR UMI, Koopsa, DPG, WPLH-Fosil MKS, Jejak Kanreapia Rescue, Rescue Bulu Bialo, TBF Sternum Unhas, SAR Pangkep, SRT, Kalla Rescue, dan Team Alfa.

Jumlah pendaki yang ikut meramaikan upacara bendera memperingati hari kemerdekaan di Gunung Bawakarang tahun ini sebanyak 2.557 orang. Sedangkan pada periode yang sama tahun 2025 tercatat lebih banyak peserta, tercatat sebanyak 4.068 orang pendaki.

Namun demikian, ada 25 orang peserta mengalami masalah. Sebanyak 17 orang di Pos 8 dan Pos 10, terkilir satu orang di Pos 8, terpisah dari rombongan dua orang di Pos 8 dan mengalami asam lambung dan sakit kepala di Pos Bulubalea masing-masing satu orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Luar Negeri
Rhoma Irama Mengguncang Pan...
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.