KKP Ambon Genjot Kompetensi Pemuda Lewat Pelatihan Budidaya Ikan Kuwe dan Lobster Laut.
📅 Jumat, 10 Jul 2026, 19:03 WIB | Oleh: Yebdi TrismarBalai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Ambon menggencarkan pelatihan budidaya perikanan bagi kalangan pemuda melalui Pelatihan Pembesaran Ikan Kuwe dan Lobster Laut sebagai upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia.
Kepala BPPP KKP Ambon Abubakar di Ambon, Maluku, Jumat, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah menyiapkan generasi muda yang memiliki keterampilan teknis di bidang budidaya perikanan sehingga mampu mengembangkan usaha perikanan bernilai ekonomi tinggi dengan menerapkan prinsip Cara Budidaya Ikan yang Baik (Good Aquaculture Practices/GAP).
"Pelatihan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga membangun kompetensi pemuda agar mampu menerapkan teknik budidaya yang sesuai standar, efisien, ramah lingkungan, serta menghasilkan produk yang berkualitas dan berdaya saing," katanya.
Ia menjelaskan, pada materi pembesaran ikan kuwe peserta dibekali teknik memilih benih yang sehat, seragam ukuran dan bebas penyakit sebelum ditebar ke dalam keramba jaring apung.
Kepadatan tebar disesuaikan dengan daya dukung perairan, kemudian dilanjutkan dengan pemberian pakan berkualitas secara teratur sesuai kebutuhan ikan agar pertumbuhannya optimal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, peserta juga dilatih melakukan pemantauan kualitas air secara berkala, meliputi suhu, kadar oksigen terlarut, salinitas, hingga kebersihan lingkungan budidaya untuk menjaga kesehatan ikan sekaligus menekan risiko kematian.
Untuk pembesaran lobster laut, kata Abubakar, para pemuda memperoleh materi mengenai teknik pemeliharaan benih pada wadah budidaya yang memenuhi standar, pengelolaan kualitas air, pemberian pakan segar maupun pakan buatan sesuai kebutuhan nutrisi, serta pengendalian hama dan penyakit melalui penerapan biosekuriti.
"Budidaya lobster memerlukan perhatian terhadap kualitas lingkungan perairan, sanitasi sarana budidaya, serta pencatatan setiap tahapan pemeliharaan. Dengan penerapan standar tersebut, tingkat kelangsungan hidup dapat ditingkatkan dan hasil panen memiliki mutu yang sesuai kebutuhan pasar," ujarnya.
Ia menambahkan seluruh materi pelatihan mengacu pada standar mutu BPPP KKP, mulai dari persiapan sarana budidaya, pemilihan benih unggul, manajemen pakan, pengelolaan kesehatan ikan dan lobster, hingga teknik panen serta penanganan pascapanen agar kualitas produk tetap terjaga.
Menurut dia, penguatan kapasitas generasi muda menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung regenerasi pelaku usaha perikanan budidaya sekaligus memperkuat daya saing sektor kelautan dan perikanan di Maluku.
Abubakar berharap pelatihan tersebut mampu melahirkan pembudidaya muda yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu mengembangkan usaha budidaya secara berkelanjutan sehingga meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat pesisir.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BPPP KKP Ambon dalam mencetak sumber daya manusia kelautan dan perikanan yang profesional untuk mendukung pengembangan perikanan budidaya yang maju, mandiri dan berkelanjutan,” tuturnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!