Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lonjakan Tinggi! Pelanggan KA Lokal Bandung Raya Tembus 11,87 Juta

📅 Sabtu, 08 Agu 2026, 00:03 WIB | Oleh:

Pendekatan serupa juga menjadi bagian dari penjajakan pengembangan kereta api di Papua. Pada April 2026, Pemerintah Provinsi Papua bersama KAI menyiapkan survei awal untuk melihat potensi rute dan kondisi lapangan. Pemerintah Provinsi Papua menyebut kajian teknis dibutuhkan agar pengembangan infrastruktur sesuai dengan kebutuhan wilayah sebelum memasuki tahapan berikutnya.

Menurut Anne, kehati-hatian dalam menentukan prioritas merupakan bagian penting dari tata kelola investasi transportasi. Infrastruktur perkeretaapian memiliki umur pelayanan panjang sehingga keputusan pembangunan perlu mempertimbangkan kebutuhan masyarakat hari ini sekaligus perkembangan wilayah dalam jangka panjang.

“Yang paling penting adalah manfaatnya. Ketika masyarakat memang membutuhkan, kawasan berkembang, potensi ekonomi tersedia, dan kajiannya menunjukkan kelayakan, penguatan layanan bisa disiapkan dengan lebih tepat. Bandung Raya menunjukkan bagaimana data perjalanan dapat membantu kita membaca kebutuhan tersebut,” tutup Anne.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
Megapolitan
Tindak Tegas, Sembilan Ters...
Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.