Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Poris Plawad Penuh Asap Kebakaran Pabrik Sandal

📅 Senin, 22 Jun 2026, 15:55 WIB | Oleh:
Poris Plawad Penuh Asap Kebakaran Pabrik Sandal Doc: ANTARA/HO-BPBD Kota Tangerang
Ket. Petugas melakukan upaya pemadaman kebakaran di pabrik sandal di Kota Tangerang, Banten, Minggu (21/6) malam.

TANGERANG -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Banten mengantisipasi potensi dampak paparan asap akibat kebakaran pabrik sandal di Jalan KH Agus Salim Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, sejak Minggu (21/6) malam.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar di Tangerang, Senin, mengatakan koordinasi lintas instansi dilakukan sejak proses pemadaman berlangsung guna memastikan keselamatan warga di sekitar lokasi kejadian.

"Saat ini selain fokus pada proses pemadaman, kami juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan unsur kewilayahan untuk mengantisipasi dampak paparan asap terhadap masyarakat sekitar. Langkah ini dilakukan agar warga yang terdampak dapat segera mendapatkan penanganan apabila mengalami gangguan kesehatan," ujar dia.

Kebakaran dilaporkan terjadi pada Minggu (21/6), sekitar pukul 22.31 WIB melanda PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) yang memproduksi alas kali seperti sandal rumahan.

Petugas pemadam kebakaran menerima laporan dari anggota Pos Belendung dan langsung mengerahkan personel menuju lokasi. Sebanyak 95 personel Damkar Kota Tangerang diterjunkan bersama unsur koramil, Dinas Kesehatan, serta relawan untuk menangani kebakaran yang menghanguskan area pabrik seluas kurang lebih 1.000 meter persegi.

Dalam upaya penanganan, BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang mengerahkan 19 mobil pemadam kebakaran, satu kendaraan koramil, serta satu ambulans dari Dinas Kesehatan. Hingga Senin dini hari, proses pemadaman masih terus berlangsung untuk memastikan api dapat dikendalikan sepenuhnya.

Selain melakukan pendinginan dan pemadaman, petugas juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk menambah pasokan air melalui armada tangki.

Selain itu, pemantauan kesehatan masyarakat di sekitar lokasi terus dilakukan guna mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat asap kebakaran.

Pihaknya juga memastikan tidak terjadi perluasan rambatan api ke bangunan maupun kawasan di sekitar lokasi.

Ia menyebut keselamatan warga menjadi prioritas utama selama proses penanganan.

"Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan belum dilaporkan adanya korban luka maupun korban jiwa akibat insiden tersebut," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Seorang Pendaki Gunung Kayu...
Nasional
Terduga Pemerkosa Anak di C...
Kado Spesial HUT Jakarta, Naik MRT, LRT, dan Bus Transjakarta Cuma Rp1

Kado Spesial HUT Jakarta, Naik MRT, LRT, dan Bus Transjakarta Cuma Rp1

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Peluang Melemah Terbuka, 22 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.