Fonseca Menandai Pergantian Generasi Roland Garros
📅 Selasa, 02 Jun 2026, 06:52 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraPARIS – Roland Garros 2026 menjadi panggung lahirnya wajah-wajah baru tenis dunia. Ketika nama-nama besar mulai berguguran, dua petenis muda, Joao Fonseca dan Jakub Mensik, tampil sebagai simbol pergeseran generasi. Di saat yang sama, sektor putri menjamin hadirnya semifinalis asal Ukraina pertama dalam sejarah Prancis Open melalui laga Elina Svitolina melawan Marta Kostyuk.
Sorotan utama tertuju kepada Fonseca. Petenis Brasil berusia 19 tahun itu kembali membuktikan dirinya bukan sekadar fenomena sesaat setelah menumbangkan dua kali finalis Roland Garros, Casper Ruud, 7-5, 7-6 (10/8), 5-7, 6-2 dalam pertarungan hampir empat jam di Court Philippe Chatrier.
Kemenangan tersebut menjadi lanjutan sempurna setelah menyingkirkan Novak Djokovic pada putaran ketiga. Jika saat melawan Djokovic dia menunjukkan kemampuan bangkit dari tekanan, kali ini Fonseca memperlihatkan kedewasaan dalam mengendalikan pertandingan melawan salah satu spesialis lapangan tanah liat terbaik dunia.
Ruud dipaksa bertahan sejak awal oleh rentetan pukulan keras Fonseca. Petenis Norwegia itu beberapa kali keluar dari situasi sulit, tetapi gagal menghentikan agresivitas lawannya yang menghasilkan 51 winner sepanjang pertandingan. Set kedua menjadi titik krusial.
Ruud sempat unggul 5-2 dalam tie-break dan memiliki tiga peluang merebut set. Namun Fonseca menunjukkan ketenangan luar biasa untuk membalikkan keadaan dan mengamankan keunggulan dua set. Meski Ruud memperpanjang napas dengan merebut set ketiga, Fonseca kembali mengambil alih kendali pada set keempat dan menutup pertandingan lewat sebuah voli presisi.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Casper sangat berpengalaman di sini. Saya hanya berusaha bermain lepas, mencari pukulan terbaik dan menikmati pertandingan,” ujar Fonseca. Kemenangan itu membuat Fonseca menjadi petenis putra Brasil pertama yang mencapai perempat final Roland Garros sejak legenda negaranya, Gustavo Kuerten. Lebih istimewa lagi, untuk pertama kalinya dalam 40 tahun terakhir, dua petenis remaja berhasil mencapai perempat final Grand Slam putra dalam turnamen yang sama.
Lawan Fonseca berikutnya adalah Mensik, petenis Ceko berusia 20 tahun yang juga sedang menikmati terobosan besar dalam kariernya. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!