Kerahkan Kapal Perang, TNI AL Kawal Distribusi Rupiah ke Pulau Terdepan dan Terpencil Papua
📅 Rabu, 05 Agu 2026, 14:08 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoJAYAPURA - Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura menegaskan komitmennya mengawal pendistribusian uang rupiah ke pulau-pulau terdepan, terluar, dan terpencil (3T) di Papua melalui pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026.
Komandan Kodaeral X Jayapura Mayjen TNI (Mar) Sugianto di Jayapura, Rabu, mengatakan TNI Angkatan Laut bersama Bank Indonesia memiliki tanggung jawab menjaga kedaulatan negara, termasuk memastikan masyarakat di wilayah kepulauan memperoleh akses terhadap uang rupiah layak edar.
"Oleh sebab itu sinergi antara TNI Angkatan Laut dan Bank Indonesia merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjaga kedaulatan sekaligus mendukung pemerataan pembangunan hingga wilayah terluar Indonesia," katanya.
Menurut Sugianto, rupiah bukan hanya alat transaksi, tetapi juga simbol identitas bangsa dan manifestasi kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang harus hadir di seluruh wilayah, termasuk pulau-pulau terluar Papua.
"Oleh sebab itu, pada Selasa (4/8) KRI Mata Bongsang-873 telah berangkat untuk melakukan kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 di lima wilayah 3T di Papua," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menjelaskan rute pelayaran meliputi Jayapura, Pulau Pai, Pulau Owi, Pulau Numfoor, Pulau Bepondi, Pulau Yapen hingga Biak dengan total jarak tempuh sekitar 625 mil laut.
"Dan seluruh prajurit yang bertugas telah diperintahkan menjalankan misi tersebut dengan penuh tanggung jawab, mengutamakan keselamatan personel dan materiil serta mematuhi standar operasional prosedur selama pelayaran," ujar Sugianto.
Dia menambahkan selain menjaga keamanan pelayaran, prajurit TNI AL juga diminta memberikan pelayanan terbaik kepada tim Bank Indonesia dan masyarakat yang dikunjungi agar distribusi uang layak edar berjalan lancar.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami berharap kolaborasi TNI AL dan Bank Indonesia melalui Ekspedisi Rupiah Berdaulat dapat memperkuat kehadiran negara di wilayah 3T sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!