Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Telkom Sambut Rencana BGN Sewa Gedung GMP, Sekaligus Tata Ulang Ruang Kerja

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 17:45 WIB | Oleh:
Telkom Sambut Rencana BGN Sewa Gedung GMP, Sekaligus Tata Ulang Ruang Kerja Doc: Telkom
Ket. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom menyambut positif rencana Badan Gizi Nasional (BGN) memanfaatkan Gedung Menara atau GMP sebagai ruang kerja. Rencana tersebut disampaikan BGN melalui surat resmi kepada Telkom dan akan dilakukan melalui skema bisnis Business to Business (B2B) yang wajar dan proporsional.

JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom menyambut positif rencana Badan Gizi Nasional (BGN) memanfaatkan Gedung Menara atau GMP sebagai ruang kerja. Rencana tersebut disampaikan BGN melalui surat resmi kepada Telkom dan akan dilakukan melalui skema bisnis Business to Business (B2B) yang wajar dan proporsional.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan, pemanfaatan GMP oleh BGN dapat menjadi bagian dari strategi TelkomGroup dalam mengoptimalkan aset properti yang dimiliki perusahaan. Menurutnya, rencana tersebut juga berpotensi membuka peluang bisnis baru melalui pemanfaatan layanan konektivitas dan solusi digital Telkom.

“Bagi TelkomGroup, rencana penyewaan gedung GMP oleh BGN merupakan bentuk leveraging asset yang dapat menghadirkan peluang bisnis baru, termasuk melalui penyediaan layanan konektivitas dan solusi digital unggul dari yang kami miliki,” ujar Dian.

Dian menjelaskan, optimalisasi GMP tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan aset properti, tetapi juga menjadi bagian dari penataan dan klasterisasi ruang kerja di lingkungan TelkomGroup. Langkah tersebut dilakukan di tengah transformasi perusahaan untuk menyesuaikan fasilitas dan lokasi kerja dengan karakteristik serta kebutuhan masing-masing unit.

“Saat ini, sejumlah unit masih yang berkaitan tersebar di berbagai lokasi kerja di Jakarta. Melalui penataan ini, kami ingin menciptakan lingkungan kerja yang lebih terintegrasi sesuai stream masing-masing unit,” jelas Dian.

Menurut Dian, pengelompokan ruang kerja berdasarkan stream masing-masing unit diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas internal perusahaan. Penataan tersebut ditargetkan membuat kolaborasi lebih mudah, proses kerja semakin efektif, serta mendorong peningkatan produktivitas karyawan.

Proses penempatan ruang kerja dan transisi BGN ke GMP akan dilakukan secara bertahap setelah rangkaian negosiasi dan pembahasan dengan pihak-pihak terkait selesai. Telkom memastikan proses tersebut tetap memperhatikan keberlangsungan operasional serta layanan TelkomGroup selama masa perpindahan.

Selain menjaga kelangsungan operasional, Telkom juga menempatkan aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan karyawan sebagai perhatian utama dalam proses penataan ruang kerja. Seluruh tahapan juga akan dilaksanakan dengan mengacu pada prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang berlaku di perusahaan.

Dian mengatakan, rencana pemanfaatan GMP oleh BGN telah dibahas berdasarkan hasil survei dan diskusi yang dilakukan bersama Telkom. BGN berencana menggunakan gedung tersebut untuk ruang kerja serta sejumlah fasilitas workstation standar setelah penataan unit Telkom dan pemindahan peralatan kerja yang saat ini digunakan ke lokasi yang telah disepakati.

“Berdasarkan hasil survei dan diskusi bersama Telkom, BGN menyampaikan rencana pemanfaatan GMP untuk ruang kerja serta beberapa fasilitas workstation standar. Pemanfaatan tersebut akan dilakukan setelah proses penataan unit-unit di Telkom dan pemindahan peralatan kerja existing ke lokasi yang telah disepakati bersama,” lanjut Dian.

Di sisi lain, Telkom tetap menjalankan program peremajaan Telkom Integrated Operation Center (TIOC) sebagai bagian dari agenda modernisasi teknologi perusahaan. Program tersebut memiliki perencanaan dan tahapan tersendiri dengan mencakup pemanfaatan otomasi, kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), serta sistem monitoring generasi terbaru.

Peremajaan TIOC diarahkan untuk memperkuat kemampuan operasional TelkomGroup dalam menghadapi kebutuhan teknologi yang terus berkembang. Penerapan berbagai teknologi tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas layanan perusahaan kepada pelanggan pada masa mendatang.

Dian menegaskan bahwa optimalisasi GMP merupakan bagian dari program penataan ruang kerja TelkomGroup yang sebelumnya telah direncanakan. Penataan tersebut diperlukan karena sejumlah unit bisnis TelkomGroup masih menempati lokasi berbeda di berbagai wilayah Jakarta, sehingga ruang untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi masih terbuka.

“Penataan ini diarahkan pada pengelompokan unit berdasarkan karakteristik bisnis, sehingga setiap unit dapat menempati lokasi yang lebih terintegrasi. Dengan demikian, koordinasi dan kolaborasi dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan pada akhirnya meningkatkan produktivitas,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Menteri PKP Janji Percepat ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.