Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapanas Gaspol Salurkan Bantuan Beras, Inflasi Jadi Sasaran Utama

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bapanas Gaspol Salurkan Bantuan Beras, Inflasi Jadi Sasaran Utama Doc: ANTARA/ Khalis Surry
Ket. Ilustrasi-Warga mengambil bantuan cadangan pangan pemerintah berupa beras 10 kilogram di Kantor Pos Cabang Utama Banda Aceh.

JAKARTA – Penyaluran bantuan pangan beras menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pangan kelompok penerima manfaat tetap terpenuhi.

Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi tekanan harga pangan dan menjaga akses terhadap beras sebagai kebutuhan pokok, terutama di tengah dinamika pasokan dan harga di pasar.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan pemerintah mempercepat penyaluran bantuan pangan beras hingga rampung September 2026 guna menjaga inflasi, menstabilkan harga beras, serta memperkuat akses pangan bagi masyarakat.

"Pemerintah mempercepat penyaluran bantuan pangan beras agar rampung pada September 2026. Kalau bisa digeber di bulan September, kami rasa itu akan bisa mengendalikan harga beras,” kata Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (8/9).

Menurutnya, percepatan penyaluran penting dilakukan demi menjaga stabilitas harga beras sekaligus memperkuat daya jangkau masyarakat terhadap pangan.

"Semakin cepat pula manfaat intervensi pemerintah dirasakan oleh masyarakat di berbagai daerah," ujarnya.

Pemerintah melihat percepatan bantuan pangan sebagai instrumen penting dalam menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan di tengah masyarakat. Penyaluran yang dilakukan lebih cepat diharapkan dapat memperkuat ketersediaan beras di tingkat masyarakat sekaligus membantu mengurangi tekanan terhadap harga.

Adapun bantuan pangan beras disalurkan untuk alokasi tiga bulan yakni Juli, Agustus, dan September 2026 kepada 33,24 juta penerima bantuan pangan (PBP) di seluruh Indonesia.

Setiap PBP akan mendapat 10 kg beras per bulan. Percepatan penyaluran dilaksanakan dalam sekali salur sehingga setiap PBP menerima 30 kg beras.

Adapun pemerintah melalui Bapanas resmi menugaskan Perum Bulog untuk penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk bantuan pangan periode Juli, Agustus, dan September 2026 yang akan menyasar 33.244.408 penerima bantuan pangan (PBP).

Program prorakyat bantuan pangan beras tahap kedua itu merupakan salah satu direktif Presiden Prabowo Subianto. Total beras yang akan disalurkan sebanyak 997,2 ribu ton akan digelontorkan kepada 33.244.408 PBP, yang asing-masing 10 kg dengan alokasi tiga bulan.

Adapun realisasi penyaluran bantuan pangan tahap pertama yang merupakan alokasi Februari dan Maret tahun 2026 telah berhasil menyasar ke 33,14 juta peneriman bantuan pangan atau 99,7 persen dari target 33,24 PBP. Sementara total beras yang tersalurkan sebanyak 664,88 ribu ton dan minyak goreng sebanyak 132,97 ribu kiloliter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.