Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banten Coba Atasi Sebanyak 140 Lokasi yang Mulai Mengalami Krisis Air

📅 Rabu, 29 Jul 2026, 11:37 WIB | Oleh:
Banten Coba Atasi Sebanyak 140 Lokasi yang Mulai Mengalami Krisis Air Doc: ist
Ket. bantuan air

SERANG – Kekeringan mulai melanda Kawasan banten dan sejumlah lokasi telah kekeringan. Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan bahwa sebanyak 140 titik dari total cakupan wilayah empat kota/kabupaten dilanda krisis air bersih akibat kekeringan dampak musim kemarau ekstrem 2026.

"Wilayah Provinsi Banten tercatat ada sekitar 140 titik di berbagai kabupaten/kota di luar Kota Tangerang yang belum mencatatkan data kekeringan, itu mengalami krisis air bersih," kata Gubernur Andra usai menyalurkan bantuan air bersih di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa.

Ia mengatakan, bahwa memasuki musim kemarau saat ini diprediksi sebagai yang terpanjang dalam beberapa tahun terakhir, sehingga memicu potensi kekeringan yang sangat besar.

Menurut dia, di Provinsi Banten yang mencakup empat kota dan kabupaten secara merata mulai mengalami krisis air bersih. Hanya saja, ada satu wilayah yakni Kota Tangerang belum dilaporkan mengalami dampak dari kemarau tersebut.

"Tapi yang pasti saat ini di daerah, kami sudah melakukan beberapa upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Seperti contoh di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang sudah berikan bantuan," tuturnya.

Ia bilang, sebagai langkah penanganan dalam mengatasi kedaruratan tersebut, pemerintah daerah bersama instansi terkait tengah menggenjot upaya penanggulangan bencana dengan mendistribusikan bantuan.

Di mana, lanjutnya, pihaknya akan memastikan pasokan air bersih terus disuplai setiap hari melalui PDAM ke wilayah-wilayah yang mengalami krisis air.
​
Selain pengiriman bantuan air bersih secara berkala, pemerintah juga tengah berkoordinasi dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk meneliti titik kedalaman tanah guna pembuatan sumur bor baru sebagai solusi jangka panjang bagi kebutuhan air minum masyarakat.
​
"Kami menghimbau seluruh aparat dan pihak terkait untuk terus memantau serta menindaklanjuti setiap laporan kekeringan di lapangan," tuturnya.

Dia menambahkan, untuk karakteristik wilayah tertentu di Banten kerap mengalami dua kondisi ekstrem secara bergantian, yakni kekeringan saat musim kemarau dan potensi banjir ketika musim hujan tiba.

"Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan agar masyarakat tetap mendapatkan hak dasar mereka, khususnya ketersediaan air minum di tengah cuaca ekstrem ini," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Pemkab Simeulue Memiliki 1....
Megapolitan
200 Becak Listrik Bantuan P...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.