Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sebaran Merkuri Dimohon Jadi Perhatian Dinkes Tangerang

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 09:44 WIB | Oleh:
Sebaran Merkuri Dimohon Jadi Perhatian Dinkes Tangerang Doc: ist
Ket. menjaga kesehatan

TANGERANG – Layanan kesehatan dan industri diminta untuk turut memberikan informasi yang diperlukan dalam proses penyusunan potensi serta sebaran merkuri Tangerang. 

Kepala DLH Kota Tangerang Yudi Pradana di Tangerang, Kamis, mengatakan penyusunan data melalui Rencana Aksi Daerah Pengurangan dan Penghapusan Merkuri (RAD-PPM) bertujuan untuk perlindungan lingkungan dan kesehatan masyarakat melalui pengurangan risiko paparan merkuri.

Penyusunan data dasar menjadi bagian penting dalam menentukan langkah pengelolaan merkuri secara tepat. Inventarisasi diperlukan untuk mengetahui sumber, penggunaan, serta potensi risiko merkuri di berbagai sektor.

"Melalui inventarisasi yang baik, kita dapat mengetahui potensi dan sebaran merkuri secara lebih jelas. Data tersebut menjadi dasar untuk menentukan langkah pengurangan dan pengelolaan yang tepat," ujar Yudi.

Oleh karena itu, lanjut Yudi, penyusunan RAD-PPM diperkuat melalui kegiatan sosialisasi yang digelar DLH Kota Tangerang selama dua hari mulai tanggal 15 dan 17 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah awal untuk membangun data dasar mengenai potensi serta sebaran merkuri di wilayah Kota Tangerang.

Dalam penyusunan data tersebut, DLH Kota Tangerang memberikan perhatian pada sejumlah sektor yang berpotensi berkaitan dengan penggunaan merkuri, khususnya fasilitas pelayanan kesehatan dan sektor industri.

”Fasilitas pelayanan kesehatan menjadi salah satu sektor yang perlu mendapatkan perhatian karena terdapat peralatan atau bahan tertentu yang berpotensi mengandung merkuri. Sementara pada sektor industri, inventarisasi diperlukan untuk mengetahui potensi penggunaan maupun keberadaan merkuri dalam proses dan kegiatan usaha,” katanya.

Melalui sosialisasi RAD-PPM, DLH Kota Tangerang mendorong pihak terkait untuk turut memberikan informasi yang diperlukan dalam proses inventarisasi. Kolaborasi antarsektor menjadi penting agar data yang disusun dapat menggambarkan kondisi secara lebih lengkap dan menjadi dasar kebijakan yang tepat sasaran.

”Upaya pengurangan merkuri juga menjadi bagian dari komitmen Pemkot Tangerang dalam menjaga kualitas lingkungan sekaligus melindungi masyarakat dari potensi dampak bahan berbahaya. Pengelolaan yang dilakukan sejak tahap inventarisasi diharapkan dapat mendorong penggunaan yang lebih terkendali dan pengurangan risiko paparan merkuri,” katanya.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Diaz Hendropriyono menyatakan komitmen tegas pemerintah dalam mengakselerasi pemenuhan target kesepakatan internasional guna mewujudkan Indonesia yang terbebas dari ancaman merkuri dan zat kimia beracun.

“Kita punya target di konvensi Minamata untuk bebas merkuri pada 2030 dan di konvensi Stockholm untuk sepenuhnya mengelola Polychlorinated Biphenyls (PCBs) atau senyawa kimia organik beracun buatan manusia pada 2028, maka saya mengapresiasi PT Wastec dan PT PPLI yang saat ini mengelola kedua material itu agar kita bisa mencapai target-target tersebut," kata Wamen Diaz.

Hingga saat ini, KLH/BPLH berhasil menarik sekitar 81.236 unit alat kesehatan (alkes) yang mengandung merkuri dari 22 provinsi. Wamen Diaz juga menyoroti bahaya limbah merkuri dari sektor Pertambangan Emas Skala Kecil (PESK) dan menyerukan kolaborasi penegakan hukum.

“Penggunaan Merkuri ini kan ilegal dan sangat bahaya dan sayangnya masih banyak ditemukan di alkes serta di PESK, sehingga saya menghimbau agar aparat penegak hukum yang menemukan ini untuk bekerja sama dengan pengelola profesional seperti PT Wastec ini,” ujar Wamen Diaz.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Di SAFE 2026, Katadata Perkenalkan KESGI 50 Index

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Di SAFE 2026, Katadata Perk...
Luar Negeri
AI Jadi Isu Penting Jelang ...
Megapolitan
Presiden Prabowo Resmikan L...
Megapolitan
Kebakaran Pabrik Lampu di T...
Advertisement
Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

17 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.